Kepala SMK Dwija Bhakti 2 Jombang, Musa Efendi, menyampaikan, SMK DB 2 Jombang komitmen meningkatkan kualitas lulusan agar diterima di dunia usaha. ’’Agustus lalu kita menggandeng kerjasama dengan PT United E-Motor,’’ katanya.
Dengan kerjasama itu, sekolah diberi kesempatan untuk memproduksi komponen motor listrik. ’’Kita juga dapat memproduksi trainer motor listrik,’’ jelasnya. Jasa perbaikan motor listrik, menjadikan SMK DB 2 sebagai charging station serta menjadi store penjualan, service dan spare part.
Sementara itu, Wakasek Kurikukulum, Aan Susanto, menyampaikan, sebagai sekolah kejuruan unggulan di Jombang, SMK DB 2 kini melakukan penyelarasan kurikulum antara sekolah dan industri. ’’Apa yang diinginkan industri, kami berusaha menyamakan. Beberapa kurikulum yang sudah kita terapkan seperti Daihatsu, Honda, Kubota, Toyota, PT Pama, UT dan terbaru PT United E-Motor Semarang,’’ terangnya.
Dengan penyelasaran itu, pihaknya dapat melakukan penyerapan tenaga kerja, magang siswa dan guru dan lain sebagainya. ’’Harapan kami serapan masuk ke industri bisa mencapai 90 persen,’’ tandasnya.
Terpisah, Waka Humas Azizur Rizal, menyampaikan, dalam menjembatani siswa yang akan melaksanakan praktik kerja industri, pihaknya sudah menggandeng sejumlah bengkel resmi baik di Jombang, Kediri, Tulungagung, Mojokerto, Gresik dan Sidoarjo. ’’Beberapa bengkel yang sudah bekerjasama dengan kita diantaranya Nissan, Daihatsu, Asri Motor, Mistubhsi, Honda dan beberapa bengkel lainnya,’’ jelasnya.
Kepala Program Studi TKRO, Moh Miftahul Huda, menyampaikan, siswa tak hanya dibekali skill keterampilan sesuai program keahlian. Namun, sekolah juga membekali dengan attitude. ’’Attitude sangat penting untuk mencetak lulusan yang berkompeten dan handal,’’ jelasnya.
Senada disampaikan, Kaprog Teknik Bisnis Sepeda Motor Zainul Arifin. ’’Untuk mencetak lulusan yang handal dan berkompeten kita sudah melakukan penyelarasan dengan dunia industri baik dengan MPM dan AHM,’’ tegasnya.
Sediakan Service Gratis untuk Warga
LULUSAN SMK Dwija Bhakti 2 Jombang dituntut untuk siap terjun ke masyarakat. Salah salah satunya dengan program service gratis untuk warga. Waka Sarpras Zainul Muttaqin menyampaikan, program servis gratis itu dilakukan setiap tahun. Misalnya saat penerimaan rapor siswa. ’’Ketika penerimaan rapor siswa kemarin, kita sediakan layanan servis gratis dengan kendala ringan kepada bapak ibu wali murid,’’ ujarnya.
Selain itu, sekolah juga menyediakan layanan servis door to door ke rumah warga atau petani yang memiliki hand tractor merk Kubota. ’’Kita sudah bekerjasama dengan Kubota dan salah satu tes wajib bagi siswa adalah memberikan service gratis,’’ jelasnya.
Di bengkel TKRO dan TBSM sendiri, telah disediakan fasilitas lengkap sesuai dengan dunia industri. ’’Kedepan kita akan menambah fasilitas pengembangan motor listrik. Target kita kedepan ingin kerjasama dengan perusahaan kendaraan listrik ternama, Tesla,’’ urainya.
Sementara itu, Waka Kesiswaan, Rangga Dwi Putra Kurniawan, menyampaikan, dalam membentuk karakter siswa ada beberapa program yang diberikan. Diantaranya, baca tulis Quran (BTQ), hafalan surat pendek serta salat Duha bersama yang dibarengi dengan tartil.
’’Ada program wajib BTQ yang wajib diikuti kelas 10 setiap Sabtu. Sedangkan untuk salat Duha, pembiasaan rutin setiap pagi yang didampingi guru selama 30 menit sebelum dilanjutkan pelajaran,’’ jelasnya.
Sekolah juga menyediakan berbagai macam ekstrakurikuler untuk mengasah potensi non akademik siswa. ’’Ada basket, voli, futsal, takraw, atletik, pramuka dan banyak lainnya untuk mengasah potensi siswa,’’ bebernya. (ang/jif/riz)
Editor : Achmad RW