’’Alhamdulillah hanya dua siswa yang tidak lulus, karena mereka tidak ikut ujian sekolah,’’ kata Sri Hartati, kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, kemarin.
Pengumuman kelulusan SMK dilaksanakan 3 Juni. Semua sekolah mengumumkan kelulusan melalui online. Ada yang disampaikan melalui website, ada juga yang dengan kontak pribadi.
’’Semua mengumumkan melalui website atau japri, jadi tidak sampai ada kerumunan. Juga tidak terjadi konvoi perayaan,’’ ungkapnya.
Penyebab dua siswa tidak lulus murni karena tidak mengikuti ujian satuan pendidikan. Satu siswa tidak ikut ujian karena kembali ke tempat tinggalnya di Jakarta. Satu siswa lainnya sudah bekerja sehingga tidak ikut ujian.
’’Ujian satuan pendidikan tidak ada susulan,’’ ucapnya. Sehingga jika sudah dinyatakan tidak lulus, maka untuk menamatkan SMK harus mengulang satu tahun di kelas 12. ’’Tapi sepertinya mereka tidak mengulang. Ujian saja tidak mau, apalagi mengulang,’’ tandasnya.
Surat keterangan lulus sudah bisa diterbitkan sejak tanggal kelulusan. Blangko ijazah juga sudah didistribusikan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ke cabang dinas di daerah. ’’Ijazah dibagikan paling lambat akhir Juli,’’ tegasnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW