”Semua diatur oleh sistem, kami tidak bisa identifikasi, berapa peserta yang sudah cetak kartu atau belum,” kata Karyono, kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, kemarin.
Pelaksanaan PPG ada perubahan jadwal. Cetak kartu peserta seleksi akademik yang mulanya 16-17 Mei mundur 21-22 Mei. Koordinasi peserta dengan pengawas melalui grup whatsapp yang seharusnya dilaksanakan 18 Mei mundur menjadi 21-22 Mei. Uji coba aplikasi yang seharusnya 19 Mei mundur 23 mei.
Pemberitahuan itu diberikan kepada dinas, juga ke akun SIMPKB masing-masing peserta yang lolos seleksi administrasi. ”Untuk jumlahnya berapa kami juga tidak bisa melacak. Karena semua dikendalikan sistem yang langsung tersambung dengan Kemendikbudristek,” tegasnya.
Aping Eko Nurdianto, salah satu guru yang lolos seleksi administrasi PPG mengatakan, uji coba aplikasi sifatnya wajib. Setiap peserta akan mendapatkan jadwalnya masing-masing melalui kartu peserta yang sudah dicetak.
”Saya kebagian sesi pertama, pukul 09.00-11.00. Saya tidak tahu persis dibagi menjadi berapa sesi,” jelasnya.
Uji coba aplikasi dilaksanakan melalui aplikasi SEB. Aplikasi itu juga bisa didapatkan melalui akun SIMPKB masing-masing peserta.
Setelah uji coba aplikasi selesai, dilanjutkan dengan seleksi akademik secara daring yang dilaksanakan 24, 25 dan 27 Mei. ”Untuk seleksi akademik jadwalnya tetap, tidak ada perubahan,” ucapnya. (wen/jif/riz) Editor : Achmad RW