KH Miftahul Huda Ingatkan Pentingnya Memilih Teman, Bisa Memengaruhi Agama dan Perilaku

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:36 WIB
Ahmad Sirri Assaqothi, kelas Kelas 7 Salaf 2 MTs Madrasatul Quran Tebuireng asal Lamongan.
Ahmad Sirri Assaqothi, kelas Kelas 7 Salaf 2 MTs Madrasatul Quran Tebuireng asal Lamongan.

 

Kamis (22/10) di Masjid Agung Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng, KH Miftahul Huda menyampaikan pentingnya memilih teman yang baik.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Seseorang tergantung agama teman dekatnya. Maka hendaklah kalian memperhatikan siapa yang dijadikan teman dekat.

Teman bukan hanya seseorang yang bisa diajak ngobrol dan bercanda, tetapi juga bisa membuat kita menjadi lebih baik.

Teman juga harus bisa membuat kita menjadi lebih baik.

Sebab, teman dekat bisa memengaruhi perilaku, kebiasaan, bahkan agama kita.

Jika berteman dengan orang yang rajin beribadah, kita akan terdorong untuk ikut rajin.

Sebaliknya, jika berteman dengan orang yang suka berbuat buruk, kita bisa ikut terpengaruh.

Allah Ta’ala berfirman di QS At-Taubah ayat 119: Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan bersamalah kamu dengan orang-orang yang benar."

Ayat tersebut mengajarkan pentingnya berada di lingkungan orang-orang yang baik, jujur, dan selalu mengajak kepada kebaikan.

Tidak pilih-pilih teman itu baik, tetapi lebih baik memilih teman yang dapat mengubah diri kita menjadi lebih baik.

Begitu pula kita harus berusaha menjadi teman yang bisa membawa manfaat bagi orang lain.

Rasulullah juga memberikan perumpamaan tentang teman yang baik dan teman yang buruk.

Teman yang baik seperti penjual minyak wangi.

Sehingga kita mendapatkan aroma harum.

Sebaliknya, teman yang buruk seperti pandai besi.

Jika tidak terkena percikan apinya, kita bisa terkena bau tidak sedap.

’’Jangan menyakiti hati teman atau guru kalian. Ingat, hati orang berbeda-beda. Ada yang lembut, ada yang keras. Jika bercanda, jangan berlebihan agar tidak membuat teman kita sakit hati,’’ pesannya.

Rasulullah bersabda: Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah berkata baik atau diam.

Oleh: Ahmad Sirri Assaqothi, kelas Kelas 7 Salaf 2 MTs Madrasatul Quran Tebuireng asal Lamongan.

Editor : Anggi Fridianto
MTs Madrasatul Quran Tebuireng Memilih Teman Baik KH Miftahul Huda Pengasuh Madrasatul Quran Tebuireng Pendidikan Akhlak Santri Jombang