Cara Mengatasi Malas, Ini Cara SMK Unggulan NU Mojoagung Jombang

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 07:36 WIB
Mochamad Dani Kurniawan, kelas XI TKJ 2 SMK Unggulan NU Mojoagung
Mochamad Dani Kurniawan, kelas XI TKJ 2 SMK Unggulan NU Mojoagung

 

 

JOMBANG – Rasa malas kerap menjadi penghambat seseorang untuk berkembang. Untuk mengatasinya, diperlukan kemauan kuat dan keberanian memaksa diri untuk mulai bertindak.

Senin (7/9) di Pondok Industri Minhajut Thullab, Dusun Juwet, Desa Dukuhdimoro, Ustad Zaenal Ma'arif, Kepala SMK Unggulan NU Mojoagung, menyampaikan kiat mengatasi rasa malas.

’’Paksa diri kalian untuk tidak malas, kalau tidak dipaksa, maka seterusnya akan malas. Mungkin awal-awal memang berat, tapi lama kelamaan rasa berat itu akan jadi biasa. Kalau sudah biasa, seterusnya akan menjadi terbiasa,’’ tuturnya.

Menurutnya, kunci menghilangkan rasa malas yakni dengan memaksa diri sendiri untuk tidak malas. Hal tersebut sulit dilakukan jika tidak memiliki niat yang kuat.

Makanya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam sangat mementingkan niat. Kita akan mendapatkan pahala sesuai niat.

Baca Juga: Tryout TKA di SMAN Kesamben Jombang Berlangsung Lancar, Upaya Beri Bekal Kompetensi Siswa

Niat kuat tidak boleh hanya berhenti sebagai wacana di dalam kepala. Namun, harus segera diterjemahkan ke dalam tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten setiap hari.

Langkah awal mendisiplinkan diri sering kali memicu penolakan keras. Di situlah letak ujian sesungguhnya dalam membentuk karakter yang tangguh.

Seiring berjalannya waktu, setiap lelah yang dilawan dan setiap rasa malas yang ditundukkan akan membentuk ritme baru. Hingga akhirnya menjadi kebiasaan positif secara alami.

Pada akhirnya, perjuangan yang sangat berat di awal itu akan berbuah manis. Menjadi kebiasaan positif yang ringan dan melekat erat dalam keseharian.

Oleh: Mochamad Dani Kurniawan, kelas XI TKJ 2 SMK Unggulan NU Mojoagung

Editor : Anggi Fridianto
cara mengatasi malas opini Jombang SMK Unggulan NU Mojoagung