Selasa (22/9) di kelas 7 MTs Darul Hikmah, Beji, Jogoroto, saya mengikuti pelajaran Ta'lim Muta'allim. Ustad Nasrulkhan selaku pengajar menyampaikan pentingnya menuntut ilmu. ’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Mencari ilmu diwajibkan atau semua umat Islam laki-laki dan perempuan,’’ tuturnya.
Mencari ilmu kewajiban bagi semua orang. Dengan mencari ilmu, kita tidak hanya menjalankan perintah agama, tetapi juga memiliki bekal pemikiran agar tidak mudah ditipu atau dibohongi oleh orang lain.
Hukum mencari ilmu ada dua. Pertama wajib ain bagi semua orang, yakni mempelajari ilmu tentang hal-hal yang wajib. Seperti tentang bersuci, salat, puasa, zakat, berbakti orang tua dan membaca Alquran.
Baca Juga: Jelang Lomba Gerak Jalan, MTs Darul Hikmah Beji Jombang Seleksi Tim Terbaik
Kedua wajib kifayah, asal sudah ada yang mempelajari maka semua gugur kewajiban. Contohnya belajar ilmu kedokteran.
Orang yang mempelajari ilmu agama Allah maka akan dihilangkan susahnya, dipenuhi semua kebutuhannya dan diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Orang yang mengamalkan ilmu yang diketahui maka Allah Ta’ala akan mengajarinya ilmu yang belum dia ketahui.
Mengajarkan ilmu termasuk sedekah jariyah. Selama ilmu yang kita ajarkan diamalkan, maka akan terus mendapat kiriman pahala.
geliau juga mengingatkan bahwa ilmu yang dimiliki harus diamalkan. Sebab, ilmu yang tidak diamalkan bagaikan pohon yang tumbuh rindang tetapi tidak memiliki buah.
Oleh: Syafa Zahwa Azzahra, kelas 7 MTs Darul Hikmah, Beji, Jogoroto
Editor : Anggi Fridianto