Ojo Lali Nderes, Pesan Ustaz Ahmad Haris untuk Santri Penghafal Alquran

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 06:42 WIB
Najwa Aisyah Putri, kelas 11 Akuntansi, SMK Unggulan NU Mojoagung
Najwa Aisyah Putri, kelas 11 Akuntansi, SMK Unggulan NU Mojoagung

 

JUMAT (5/1) di Pondok Pesantren Minhajut Thullab, Juwet, Dukuhdimoro, Ustaz Ahmad Haris Alhafiz berpesan kepada para santri yang menghafal Quran agar istiqamah nderes atau murajaah. ’’Sesibuk apa pun dirimu, ojo lali nderes,’’ tuturnya.

Beliau sendiri sejak proses menghafal rutin membaca lima juz per hari. Sehingga saat menambah hafalan terasa mudah. Menjaga hafalan juga kuat sehingga tidak mudah hilang.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengingatkan agar Alquran yang telah dihafal benar-benar dijaga. Nabi bersabda; Jagalah selalu Alquran (dengan mengulang-ulangnya). Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh Alquran lebih cepat lepas daripada unta dari ikatannya.

Nabi bersabda: Sebaik-baik kalian ialah orang yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya.

Orang yang meluangkan waktu untuk membaca Alquran, maka Allah akan menambah berkah waktunya. Sehingga di waktu yang pendek, bisa melakukan banyak pekerjaan.

Sebaliknya, orang yang tidak meluangkan waktu untuk membaca Alquran, maka dia akan merasakan waktunya sempit sehingga tidak mencukupi untuk menyelesaikan pekerjaan.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMK Unggulan NU Mojoagung, Amir Syarifudin, mengatakan, sekolah menyediakan banyak beasiswa termasuk bagi siswa yang menjadi santri dan menghafal Quran.

’’Alhamdulillah September sudah ada calon siswa tahun ajaran 2027 yang daftar. Mulai 1 September kita memang sudah menerima siswa baru gelombang inden,’’ ungkapnya.

Oleh: Najwa Aisyah Putri, kelas 11 Akuntansi, SMK Unggulan NU Mojoagung

 

Editor : Anggi Fridianto
SMK Unggulan NU nderes Quran Hafalan Alquran santri Jombang pendidikan jombang