Keutamaan Sabar Saat Diuji, Ini Pesan Ustazah Ita dari Pondok Pesantren Al-Masruriyyah Tebuireng

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 08:11 WIB
Vivi Alegia N, Kelas 9-C SMP A Wahid Hasyim Tebuireng
Vivi Alegia N, Kelas 9-C SMP A Wahid Hasyim Tebuireng

 

Sabtu (5/9), di Pondok Pesantren Al-Masruriyyah Tebuireng, Ustazah Ita menerangkan pentingnya bersabar dalam menghadapi ujian dan musibah. ’’Allah Ta’ala mencintai orang-orang yang sabar,’’ tuturnya mengutip QS Ali ‘Imran 146.

Dalam kehidupan, setiap manusia pasti tidak terlepas dari berbagai ujian dan musibah yang Allah Ta’ala berikan.

Musibah dan ujian tidak selalu menjadi sesuatu yang buruk. Bagi seorang mukmin, keduanya dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Ta’ala. Karena itu, ketika menghadapi kesulitan, seorang muslim hendaknya tidak berputus asa, melainkan bersabar dan tetap berbaik sangka kepada Allah.

Allah Ta’ala berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu, kuatkanlah kesabaranmu, tetaplah bersiap siaga, dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung (QS Ali Imran 200).

Baca Juga: Polemik Pemberhentian Sekdes Bakalan Jombang Masuk Meja DPRD, Komisi A Minta Tunggu Putusan PTUN

Ayat tersebut mengandung anjuran kepada umat Islam untuk bersabar dalam menjalani berbagai ujian dan musibah. Kesabaran bukan berarti pasrah tanpa usaha, tetapi tetap berusaha, berdoa, dan menyerahkan hasilnya kepada Allah Ta’ala.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Semua urusan orang mukmin itu baik. Ketika dapat nikmat lalu bersyukur, maka itu baik dan berpahala. Ketika dapat musibah lalu bersabar, itu juga baik dan berpahala.

Semakin besar ujian dan musibahnya, seseorang semakin dekat dengan Allah Ta’ala. Maka yang dapat musibah dan ujian paling besar yakni para nabi.

Oleh: Vivi Alegia N, Kelas 9-C SMP A Wahid Hasyim Tebuireng

Editor : Anggi Fridianto
Pondok Pesantren Jombang Keutamaan Sabar Ujian dan Musibah kajian islam tebuireng