Taat kepada Guru Jadi Kunci Sukses Belajar, Siswa SDI Tebuireng Belajar dari Kisah Nabi Musa

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 05:43 WIB
Arinka Aimatul Asyifa, Kelas 3 Azzahrawi SDI Tebuireng di Kesamben
Arinka Aimatul Asyifa, Kelas 3 Azzahrawi SDI Tebuireng di Kesamben

 

Rabu (2/9) di kelas 3 Azzahrawi SDI Tebuireng di Kecamatan Kesamben, Ustazah Syifa menyampaikan pentingnya taat perintah guru. ’’Kita akan sukses belajar jika mengikuti kata guru,’’ tuturnya.

Misalnya guru memberi pekerjaan rumah (PR) kemudian kita tidak mendengarkan. Maka kita tidak akan tahu kalau ada PR.

Di Alquran ada kisah tentang murid yang tidak taat guru sehingga gagal belajar.

Yakni kisah Nabi Musa alaihissalam dan Nabi Khidir alaihissalam di Surat Alkahfi. Nabi Musa gagal belajar kepada Nabi Khidir karena tidak taat kepada perintah Nabi Khidir.

Tidak hanya di sekolah, di rumah kita juga harus mendengarkan nasihat orang tua. Kita tidak boleh membantah nasihat orang tua. Membantah orang tua termasuk dosa.

Baca Juga: Hadiri Maulid Nabi di Peterongan, Gus Sentot Tekankan Pentingnya Tanamkan Cinta Nabi Sejak Dini

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang tua kita ada tiga. Pertama, yang melahirkan kita yakni bapak ibu kandung. Kedua, yang mengajari kita yakni bapak ibu guru.

Serta yang menikahkan anaknya dengan kita yakni bapak ibu mertua.

Nabi juga bersabda; Rida Allah Ta’ala tergantung rida orang tua. Murka Allah Ta’ala juga tergantung murka orang tua.

 

Oleh: Arinka Aimatul Asyifa, Kelas 3 Azzahrawi SDI Tebuireng di Kesamben

 

Editor : Anggi Fridianto
SDI Tebuireng taat kepada guru kisah Nabi Musa Siswa SD Jombang pendidikan karakter