Senin (3/8) bakda Isya di Madrasah Diniyah Nurul Ulum, Juwet, Ustad Abdurrahman menyampaikan bahaya sikap sombng.
’’Hindari sikap sombong karena dapat menyakiti hati orang lain, memutus hubungan pertemanan, dan mengundang murka Allah Ta’ala,’’ tuturnya.
Dalam kitab Taisirul Kholaq disebutkan, sombong adalah menilai diri lebih baik dari orang lain.
Sifat sombong membuat pemiliknya menolak kebenaran.
Merendahkan orang lain dan tidak mau menerima nasihat orang lain.
Karena dia memandang dirinya sendiri lebih baik dari yang menasihati.
Ini membuat orang sombong tidak bisa masuk surga.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada rasa sombong.
Makhluk yang pertama kali sombong yakni iblis, sehingga dia diusir dari surga.
Tatkala diperintah sujud kepada Nabi Adam alaihissalam, iblis menolak dan berkata; Aku lebih baik daripadanya (QS Al A’raf 12).
Cara menghindari sifat sombong yakni dengan menyadari bahwa kita semua ciptaan Allah Ta’ala.
Ketika melihat yang lebih tua kita merasa lebih sedikit amal saleh.
Ketika melihat yang lebih muda kita merasa lebih banyak dosa.
Sehingga kepada siapapun kita bisa tawaduk dan rendah hati.
Orang yang rendah hati akan mulia.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.
Oleh: Mochamad Dani Kurniawan, Kelas XI-TKJ 2 SMK Unggulan NU Mojoagung
Editor : Anggi Fridianto