Senin (17/8) para santri Madrasatul Quran Tebuireng mengikuti upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dr KH Nur Hanan Alhafiz selaku ketua dewan masayikh PP Madrasatul Quran Tebuireng menyampaikan pentingnya mensyukuri kemerdekaan.
’’Kita harus mensyukuri kemerdekaan karena jika belum merdeka, kita tidak akan bisa menghafalkan Quran di sini,’’ tuturnya.
Menghafal Alquran termasuk bentuk mensyukuri kemerdekaan.
’’Kalian harus semangat menghafal dan menjaga hafalan Quran. Kelak di masyarakat pasti bermanfaat,’’ terangnya.
Santri harus bisa segala hal.
Bisa jadi imam.
Bisa mimpin tahlil.
Bisa mimpin khataman.
Bisa khotbah.
Bisa ngajar ngaji dan bisa ngisi pengajian.
Makanya selama di pesantren harus semangat belajar.
’’Semakin banyak ilmu, kelak di masyarakat kalian akan semakin bermanfaat,’’ ucapnya.
Di kitab Ta’limul Mutaalim disebutkan; Belajarlah, karena sesungguhnya ilmu adalah perhiasan bagi pemiliknya, keutamaan, dan tanda bagi setiap sifat yang terpuji.
Dan jadilah engkau pencari faedah setiap hari berupa tambahan ilmu, dan berenanglah di lautan faedah-faedah ilmu.
Orang yang mempelajari ilmu agama Allah akan dicukupi kebutuhannya oleh Allah Ta’ala.
Serta diberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang sibuk dengan Alquran akan diberi anugerah melebihi orang yang berdoa.
Oleh Muh Syauqi Zainul Muttaqin Hanani, Kelas 9 Tahfidz-1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto