Radarjombang.id - Selasa (28/7) saya mengikuti MTQ cabang Musabaqah Hifdil Quran (MHQ) 10 juz tingkat Kabupaten Jombang. Alhamdulillah berhasil meraih juara satu. ’’Berusahalah dengan sungguh-sungguh karena usaha yang maksimal tidak akan kembali dengan sia-sia. Tidak ada kemenangan tanpa doa dan usaha,’’ pesan pembina saya, Ustadah Ummu Habibah.
Sebelumnya saya juga pernah menjadi juara 2 cabang MHQ 10 juz tingkat Kabupaten Gresik. Segala keberhasilan yang saya raih berkat dukungan dari banyak orang.
Termasuk kedua orang tua, juga pembina yang selalu konsisten menyimak dan memberikan arahan yang terbaik. Bahkan saya selalu diberi pesan untuk selalu percaya pada kemampuan yang dimiliki. Ketika juara, beliau juga selalu berpesan untuk tidak mudah puas dan sombong atas pencapaian yang saya raih. Karena itu semua bisa terjadi atas pertolongan Allah Ta’ala.
’’Apa saja nikmat yang ada pada kalian, maka semuanya berasal dari Allah,’’ QS An-Nahl 53.
Baca Juga: Student Journalism: MTQ Tafsir Bahasa Inggris
Saya mulai mengikuti MTQ sejak duduk di bangku kelas 9 MTs Perguruan Mu'allimat. Saat ini saya akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi di MTQ Provinsi Jatim.
Kunci keberhasilan dalam MTQ, selalu giat dan konsisten dalam muroja'ah. Termasuk harus lebih banyak waktu bersama Alquran dan memperbanyak latihan bersama guru.
Semenjak ikut MTQ, saya jadi lebih berani tampil di depan umum. Semakin tahu yang harus diperbaiki. Serta banyak berinteraksi dengan teman baru yang saling memotivasi untuk terus istiqamah berjuang bersama Alquran.
Oleh: Akeela Abiyyah, Kelas IX PQ 1 MTs Perguruan Mu'allimat, Cukir
Editor : Anggi Fridianto