Minggu (31/5) di Pondok Pesantren Al Madienah Denanyar, para wali santri dan santri mengikuti pengajian rutin Ahad Pon di Masjid Al-Khodijah yang disampaikan oleh Abah KH Muhammad Najib Muhammad selaku pengasuh.
’’Syarat orang tolabul ilmi (mencari ilmu) itu ada tiga. Pertama, muridnya bersungguh-sungguh. Kedua, gurunya bersungguh-sungguh. Dan ketiga, orang tuanya bersungguh-sungguh,’’ tuturnya.
Guru bersungguh-sungguh mendidik, memberi teladan dan mendoakan kita. Orang tua bersungguh-sungguh bekerja keras untuk keberlangsungan hidup, membiayai sekolah, dan mendoakan kita.
Maka kita sebagai santri juga harus bersungguh-sungguh agar sukses. Santri akan sulit berhasil jika malas dalam mencari ilmu. Rasulullah Muhammad sallallahu alihi wa sallam selalu berdoa akan dijauhkan dari malas.
Baca Juga: Student Journalism: SuperCamp Persari SDN Godong
Kedua, mengabaikan hal-hal baik sekecil apa pun yang di dalamnya terdapat keberkahan dan keridaan Allah, guru, serta orang tua. Ketiga, merasa cukup dengan ilmu yang belum seberapa.
’’Santri yang sukses itu dimulai dari kerja keras dan melakukan sesuatu yang tidak enak terlebih dahulu. Mau ikhtiar, belajar, menghafal, berdoa dan istiqamah, barulah orang tersebut akan sukses,’’ kata Hj Umi Bariroh Aziz selaku pengasuh. Allah Ta’ala berfirman di QS At-Taubah 120; Sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik.
Di Ta’limul Mutaalim disebutkan; Biqadril-kaddi tuktasabul-ma‘ali; Sebesar kesungguhan dan jerih payah, sebesar itu pula kemuliaan dan kedudukan tinggi dapat diraih.
Oleh Alfa Azkiya Asyifa, Santriwati PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang
Editor : Anggi Fridianto