Selasa (31/3) di Pondok Pesantren Al-Madienah, Denanyar, Jombang, saya menerima pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Alhamdulillah saya diterima di jurusan Manajemen Bisnis Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. ’’Perkara itu ditentukan akhirnya. Walaupun sudah mendapat yang dimau, kita tidak boleh sombong. Harus tetap belajar dan berusaha agar menjadi pribadi yang lebih baik,’’ pesan Pengasuh PP Al-Madienah Denanyar, KH Muhammad Najib Muhammad.
Allah Ta’ala berfirman di QS An-Nahl 53; Dan segala nikmat yang ada padamu berasal dari Allah.
Karena itu, keberhasilan bukanlah alasan untuk berbangga diri, melainkan kesempatan untuk semakin bersyukur dan mendekat kepada Allah.
Setelah masuk kampus, kita harus kembali berjuang agar saat lulus meraih hasil cemerlang.
Bagi saya, SNBP ini tentang ketekunan dan kekuatan doa. Bangku sekolah saya saksi bisu. Ia tahu betapa gemetarnya saya setiap kali hasil ujian dibagikan. Ia tahu berapa banyak harapan yang saya titipkan di sela-sela halaman buku tulis. Bagi saya, menjaga nilai dan berdoa adalah cara menghargai usaha dan doa orang tua yang senantiasa terucap dalam sujudnya.
Keberhasilan juga tidak lepas dari doa. Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tidak ada yang dapat menolak takdir selain doa.
Kita bisa lolos SNBP berbekal ketekunan yang konsisten, rida guru serta keyakinan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan usaha dan doa hambaNya.
Sesungguhnya Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik (QS Al-Kahfi 30).
Apalagi di pondok kita selalu membaca doa di QS Thaha 114; Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.
Ayat ini mengajarkan, seorang pencari ilmu tidak boleh merasa cukup dengan pencapaian yang telah diraih. Semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula kebutuhan dirinya untuk terus belajar.
Saya bersyukur kepada Allah Ta’ala. Tiket masuk perguruan tinggi negeri ini merupakan bukti, mimpi yang dijaga dengan sungguh-sungguh, diiringi ikhtiar, doa, dan tawakal, pada waktunya akan menemukan jalannya menuju kenyataan.
Allah Ta’ala berfirman di QS An-Najm 39–40; Manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya itu kelak akan diperlihatkan.
Oleh: An-Nisaa Bahratul Ilmiah, Santriwati PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang
Editor : Anggi Fridianto