Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Student Journalism: Nilai Manusia Ditentukan Akhirnya

Rojiful Mamduh • Sabtu, 4 April 2026 | 08:28 WIB
Ravi Ainur Rochman
Ravi Ainur Rochman

 

Radarjombang.id - Minggu (7/12) di Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar, seluruh santri kelas 12 mengikuti pengajian yang disampaikan Abah KH Muhammad Najib Muhammad selaku pengasuh. ’’Manusia itu pada akhirnya. Apapun yang kamu lakukan di awal tidak akan dilihat, yang dilihat itu akhirnya,’’ tuturnya.

Saya berpikir, masuk akal juga. Seperti kisah Musa Samiri dan Nabi Musa alaihissalam. Sewaktu Musa Samiri kecil, ia dirawat oleh malaikat Jibril alaihissalam.

Kemudian tatkala dewasa, ia menjadi pembohong hebat. Sedang Nabi Musa sewaktu kecil dirawat oleh Fir’aun, raja musyrik yang mengaku sebagai Tuhan. Namun saat Nabi Musa dewasa, ia menjadi pemimpin pemberi petunjuk bagi kaum Yahudi.

Hal serupa juga didapati di Indonesia. Seorang bandar narkoba internasional asal Indonesia, Freddie Budiman namanya, ia divonis hukuman mati. Tapi sebelumnya ia melafalkan syahadat untuk menyesali perbuatannya.

Sedangkan Kiai Barseso, ulama Bani Israel yang terkenal sakti dan alim, menghabiskan seluruh hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah. Namun pada akhirnya ia meninggal su’ul khatimah setelah ia mabuk, berzina dan membunuh anak kecil.

Inilah sebabnya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengajari doa yang dibaca saat salat sebelum salam; Ya muqallibal qulub, tsabbit qalbi ala dinik. Wahai Allah Yang Membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.

Nabi juga sering berdoa; Allahumma inni as’aluka husnal khatimah. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu akhir hidup yang baik.

 

Oleh Ravi Ainur Rochman, santri PP Al-Madienah Denanyar, Jombang

Editor : Anggi Fridianto
#opini #Jombang #siswa Jombang