Selasa (27/1) di Pondok Pesantren Miftahul Thullab, Juwet, Dukuhdimoro, Mojoagung, Ustadah Nadhiroh, menyampaikan kiat menghafal Quran. ’’Agar hafalan lancar dan tidak gampang hilang kuncinya adalah istiqamah nderes,’’ tuturnya.
Setiap ada waktu luang gunakan untuk nderes. ’’Jangan menyia-nyiakan waktu. Karena waktu tidak bisa diulang. Kalau kita manut sama guru, ustad/ustadah, orang tua, dan ikhlas dalam menjalani apapun, insya Allah berhasil,’’ urainya.
Dari yang disampaikan beliau, saya mulai yakin bisa menghafal Alquran. Saya ikhlas menjalani semuanya. Saya juga berusaha istiqamah. Saya bersyukur masih diberi kesempatan untuk menghafal.
Waka Kesiswaan SMK Unggulan NU Mojoagung, Amir Syarifuddin, mengatakan, sekolah menyediakan beasiswa bagi santri. Termasuk beasiswa NU dan siswa yang menjuarai kejuaraan.
’’Kita membuka penerimaan peserta didik baru gelombang inden sampai 31 Maret dengan potongan biaya Rp 500 ribu,’’ terangnya.
Di SMK Unggulan NU Mojoagung ada sejumlah kelas pilihan. Seperti kelas Aufa Net, kelas Alphasera Phone dan kelas Axioo. ’’Magang/bekeja di Axioo, perakitan laptop, game development dan internet,’’ terangnya. Juga ada kelas industri, motor listrik dan mobil listrik. Kelas digital marketing dan accounting. Kelas CNC router dan laser cutting. Serta kelas Telkomsel dengan bidang konten creator, marketing networking dan technical support.
Oleh Najwa Aisyah Putri, Kelas 10 Akuntansi SMK Unggulan NU Mojoagung
Editor : Anggi Fridianto