Senin (26/1) di SMP AWH Tebuireng digelar pelatihan jurnalistik yang diadakan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP swasta. Mochamad Yusuf selaku ketua MKKS berpesan agar para siswa memanfaatkan ilmu yang di peroleh di sekolah masing-masing. ’’Setelah ini, jadilah siswa yang peka. Apapun yang ditemui di sekolah bisa ditulis,’’ tuturnya.
Bahkan setiap pelajaran bisa ditulis dengan kaidah jurnalistik. Hari ini, tanggal ini, di kelas ini, pak ini menyampaikan ini. Hari ini, tanggal ini, di kelas ini, bu ini menyampaikan ini.
’’Jurnalistik juga mengajari kita etika menulis,’’ katanya. Tulisan jurnalistik bisa dipercaya karena mengikuti kaidah baku.
’’Menulislah sesuai kaidah jurnalistik agar tulisan bisa dipercaya,’’ pesannya.
Sekarang ini di media sosial banyak bersebaran tulisan yang hoax. Tidak jelas sumbernya, waktunya dan narasumbernya. Makanya kita jangan gampang percaya media sosial.
’’Jurnalistik juga mengajari kita berani,’’ ucapnya. Melalui tulisan kita bisa menyampaikan aspirasi dan unek-unek. ’’Ada aspirasi apapun sampaikan melalui tulisan,’’ pesannya.
Ketua panitia sekaligus Kepala SMP Abdul Wahid Hasyim Tebuireng, Dwi Rahmat Siswoyo, berpesan agar para peserta semangat menulis. ’’Tulisan kalian nanti dipublikasikan dan silakan dikliping. Kelak tunjukkan pada anak atau siswa kalian untuk memotivasi, bahwa kalian pernah menulis di koran,’’ urainya.
Oleh Annisa, Kelas 8 SMP Patriot Peterongan
Editor : Anggi Fridianto