Kamis (8/1) di aula hotel Suites Surabaya, para santriwati PP Al-Mahfidz Seblak mengikuti pelatihan tentang pembangunan karakter. Dr Ahmad Chusairi menjelaskan pentingnya berpikir sebelum bertindak. ’’Remaja adalah masa berubah dari anak-anak menjadi dewasa. Jadi harus selalu siap bertanggung jawab atas tindakannya,’’ tuturnya.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Setiap kalian pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban.
Pada saat remaja, kita harus bisa membangun kemampuan diri sesuai dengan tugas dan tanggung jawab. Kita juga harus bisa mengenali diri kita sendiri. Serta berani mencoba sesuatu yang positif.
Masa remaja juga kesempatan kita membangun pondasi untuk masa depan. ’’Dirimu itu yang kamu rumuskan, bukan orang yang merumuskan. Dan jangan merumuskan dirimu dengan hal yang negatif,’’ pesannya. Sekali kita masuk ke hal negatif, pasti akan menyesal selamanya.
Allah Ta’ala berfirman di QS Asy-Syams 9–10. Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.
KH Hasyim Asy’ari di kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim menasihati: Waktu muda adalah modal utama. Barang siapa menyia-nyiakannya, maka ia akan kehilangan banyak kebaikan di masa tuanya.
Beliau juga berpesan: Seorang penuntut ilmu hendaknya menjaga akhlaknya sebelum ilmunya, karena rusaknya akhlak adalah tanda tidak berkahnya ilmu.
Oleh Tiara Angelia, Kelas 11-B MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto