Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Student Journalism: Selaraskan Hati dan Pikiran

Rojiful Mamduh • Rabu, 17 Desember 2025 | 14:55 WIB
Hasya HMS Kelas 8 PQ 2 MTs Perguruan Muallimat Cukir
Hasya HMS Kelas 8 PQ 2 MTs Perguruan Muallimat Cukir

 

Senin (27/10) di MTs Perguruan Mu’allimat Cukir, Ustad Aulia Nada, selaku guru Akidah Akhlak, menyampaikan pentingnya menyelaraskan hati dan pikiran. ’’Kunci kehidupan itu menyelaraskan hati dan pikiran,’’ tuturnya.

Hati dan pikiran selalu berbeda pendapat dan itu akan mengacaukan hidup kita. Jika pikiran berkata ’’tidak’’ dan hati berkata ’’iya’’, selalu ada penyesalan di akhir. Karena itu, hati dan pikiran harus diselaraskan, ditimbang, dan disamakan.

Kita sebagai santri pasti ingin menjalankan hidup dengan lurus. Maka dari itu, kita harus mulai dari menyelaraskan antara hati dan pikiran agar tidak ada penyesalan apa pun.

 

KH Hasyim Asy’ari dalam kitab Adabul ‘Alim wal Muta‘allim menekankan bahwa ilmu dan amal tidak akan lurus kecuali jika akal (pikiran) dan hati disucikan serta diselaraskan. Beliau menasihati agar seorang santri selalu meluruskan niat. Sebab niat berasal dari hati. Sementara ilmu dipahami dengan akal. ’’Ilmu tidak akan bermanfaat kecuali dengan niat yang ikhlas dan hati yang bersih,’’ tegasnya.

Ini menunjukkan pentingnya keselarasan antara hati dan pikiran. Pikiran yang cerdas tanpa hati yang lurus akan menjerumuskan. Sedangkan hati yang baik tanpa pertimbangan akal dapat menimbulkan penyesalan.

Allah Ta’ala berfirman di QS Muhammad 24. Maka apakah mereka tidak memperhatikan Alquran ataukah hati mereka terkunci?

 

 

 

Oleh Hasya HMS, Kelas 8 PQ-2 MTs Perguruan Muallimat Cukir

Editor : Anggi Fridianto
#opini #Jombang #siswa Jombang