Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Student Journalism: Hari Santri

Rojiful Mamduh • Kamis, 13 November 2025 | 15:12 WIB
Syahim Atha Rohid Kelas 7 Sains 1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng
Syahim Atha Rohid Kelas 7 Sains 1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng

Rabu (22/10) di Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng digelar jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional.

KH Syafi'i Wardi Alhafiz saat pemberangkatan menyampaikan pentingnya berakhlak dan beradab. ’’Santri harus selalu menunjukkan akhlak dan adab di lingkungannya. Di jalan boleh yel-yel tapi harus tetap berakhlak dan beradab,’’ tuturnya.

Pada jalan sehat itu, tiap komplek menampilkan pakaian khas. Saya dari komplek JF memakai seragam pramuka dan topi baskom. Komplek MB memakai seragam tentara. Komplek DS memakai baju wayang. Komplek MK memakai reog Ponorogo.

KH Abdul Hadi Yusuf Alhafiz  (Gus Didik) selaku pengasuh menyampaikan agar para santri menjadi generasi QURANI SEJATI. ’’QURANI SEJATI itu ada maknanya sesuai hurufnya,’’ tuturnya.

QURANI, huruf Q-nya qana'ah, neriman. Santri harus hidup sederhana. U-nya uswah atau teladan. Santri harus menjadi teladan di lingkungannya. R-nya rendah hati. A-nya aktif. "Santri tidak boleh malas. N-nya niat ikhlas. I-nya impresif yakni memberikan kesan positif di masyarakat.

SEJATI, S-nya santun. E-nya excellent atau istimewa. J-nya jujur.  Santri harus berlaku jujur dalam ucapan maupun perbuatan. A-nya amanah. T-nya tabah. I-nya istiqaah. ’’Jadi santri harus istiqamah,’’ pesannya.

Oleh Syahim Atha Rohid, Kelas 7 Sains 1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng

Editor : Anggi Fridianto
#opini #Jombang #hari santri