Kamis (02/10) perpustakaan MA Madrasatul Qur’an Tebuireng menggelar seminar minat baca. Kepala Madrasah, Budi Al-Ashad Alhafiz, menyampaikan pentingnya membaca.
’’Membaca merupakan bagian penting dari upaya membangun peradaban Islam yang berilmu. Ayat pertama yang diturunkan kepada Rasulullah adalah iqra’ — bacalah,’’ tuturnya.
Melalui seminar itu, madrasah ingin mengingatkan, membaca merupakan perintah Allah sekaligus kunci kemajuan umat.
Narasumber, Laila Nurul Hidayah, menjelaskan, dengan membaca, seseorang tidak hanya memperoleh ilmu baru. Tetapi juga memperkaya kosakata dan memperluas wawasan. ’’Untuk menjadi penulis yang baik, seseorang perlu membiasakan diri menulis hal-hal sederhana, seperti menuliskan apa yang dipikirkan atau dirasakan,’’ terangnya.
Narasumber lainnya, Sinta Devi Natasya, membagikan pengalamannya menulis dan menerbitkan karya di usia muda. ’’Setiap ada ide langsung saja ditulis,’’ sarannya. Entah di kertas atau di apapun. Karena ide sering datang dan pergi secara mendadak. Jika menunggu waktu atau tempat tertentu, bisa jadi ide itu akan hilang.
Setelah ide terkumpul, baru luangkan waktu khusus untuk menyusun ide itu menjadi sebuah tulisan utuh.
Jika ingin menulis, banyaklah baca novel. Jika ingin menulis cerpen, perbanyak baca cerpen. Jika ingin menulis artikel, perbanyak baca artikel.
Oleh Arief Firmansyah, Kelas 11-C MA Madrasatul Qur'an Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto