Sabtu (11/10) di kelas 7 PQ-3 MTs Perguruan Muslimat Cukir, Ustadah Yulia Ilayanti, selaku guru Ilmu Pengetahuan Alam menyampaikan, pentingnya jujur.
’’Hasil ujian rendah tidak masalah asalkan hasil dari jerih payah sendiri,’’ tuturnya. Ketika kembali ke masyarakat, karakter jujur lebih penting dibanding deretan nilai di kertas.
Orang yang jujur akan beruntung sedangkan orang tidak jujur akan rugi.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Hendaklah kalian selalu berkata dan bertindak jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga.
Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha jujur akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang sangat jujur. Dan jauhilah dusta dan curang, karena dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka.
Capaian siswa tidak hanya diukur dari deretan nilai, melainkan dari sikap dan perilaku siswa. Beliau juga menyampaikan pesan kepada wali murid, agar tidak memaksa siswi mendapatkan nilai yang bagus.
Karena hal ini berhubungan dengan psikologi siswa. ’’Setiap anak punya potensi masing-masing.
Bisa jadi akademiknya kurang tapi unggul di bidang yang lain,’’ ungkapnya. Cara menilai siswa yang penting bukan dari tingginya nilai yang diraih, melainkan dengan usaha dan proses yang dilalui.
Oleh Amira Ittaqi Tafuzy, Kelas 7 PQ-3 MTs Perguruan Muallimat Cukir
Editor : Anggi Fridianto