Radarjombang.id - Selasa (19/8) di kelas 6-Laksamana Chengho SDI Tebuireng Ir Soedigno Kecamatan Kesamben, Ustad Akhmad Mudfar Ma’ruf, menjelaskan pentingnya menyayangi kucing. ’’Kucing termasuk makhluk Allah Ta’ala. Kita harus menyayangi semua makhluk Allah Ta’ala agar disayang oleh Allah Ta’ala,’’ tuturnya.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Orang yang tidak menyayangi ciptaan Allah Ta’ala, maka tidak akan disayang oleh Allah Ta’ala.
Beliau cerita, suatu ketika serban Nabi diduduki kucing. Lalu kucing itu tertidur di serban Nabi. Ketika hendak beranjak, Nabi memotong serban yang diduduki kucing. Sehingga kucing bisa tetap tidur dan tidak terbangun ketika Nabi pergi. Ini menunjukkan Nabi sayang pada kucing.
Ada orang mengurung kucing dan tidak memberinya makan. Sehingga kucingnya mati. Para sahabat bertanya kepada Nabi, apa balasan untuk orang yang mengurung kucing itu?
Nabi menjawab, balasan orang itu adalah neraka.
Ada orang yang baik kepada kucing. Dia memeliharanya dengan baik dan memberi makan. Para sahabat bertanya kepada Nabi, apa balasan untuk orang yang baik kepada kucing itu?
Nabi menjawab, balasan orang itu adalah surga.
Oleh Najma Millati, Kelas 6-Laksamana Chengho SDI Tebuireng Ir Soedigno Kecamatan Kesamben
Editor : Anggi Fridianto