Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Renungan Minggu 243, Bertanggung Jawab dan Bisa Dipercaya

Rojiful Mamduh • Minggu, 11 Mei 2025 | 13:00 WIB
Photo
Photo

Radarjombang.id - Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik, kemarin. Terutama tentang pentingnya bertanggung jawab dan bisa dipercaya.

  ’’Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat,’’ tuturnya mengutip Matius 25:15.

Ayat bacaan di atas merupakan perumpamaan yang berbicara mengenai panggilan untuk bertanggung jawab dan bisa dipercaya.

Tiga orang yang dipercaya untuk "mengembangkan kapasitasnya lebih besar lagi," dengan maksud agar Tuhan dapat mempercayakan hal-hal yang lebih besar lagi bagi hamba-Nya.

Dalam perumpamaan tentang talenta, kita melihat bahwa "Tuhan mempercayakan masing-masing kita tanggung jawab sesuai dengan kesanggupan kita masing-masing." 

Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya.

Dalam pembagian itu, Tuhan tidak sedang pilih kasih, ada yang diberi sedikit, ada yang banyak, tapi perhatikan bagian kalimat "menurut kesanggupannya", atau dengan kata lain  sesuai kapasitas.

Artinya, bagaimana mungkin Tuhan mempercayakan talenta besar pada kapasitas kecil. Kalau begitu, kita harus memiliki kapasitas yang memadai agar mendapat kepercayaan untuk menerima sebuah tanggung jawab dari Tuhan.

Bukan hanya kapasitas mengenai kemampuan saja, seperti keahlian, bakat-bakat tertentu, tapi juga "kapasitas yang berhubungan dengan karakter" seperti kejujuran, tekun, sabar, tidak sombong, mampu bekerja sama dan lain-lain.

Apakah kita termasuk dalam golongan yang menerima lima talenta, masuk dalam golongan yang menerima dua talenta atau yang menerima satu talenta.

Kalau kita melihat dengan jelas kita melihat, bahwa hamba yang menerima lima dan dua talenta sama-sama mengembangkan apa yang dipercayakan Tuhan kepadanya.

Dikatakan dalam Matius 25:16-17: Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. "Ia menjalankan uang itu lalu beroleh laba lima talenta".

Baca Juga: Renungan Minggu 240: Berlari Mencapai Tujuan Panggilan

Hamba yang "menerima dua talenta itu pun berbuat demikian juga" dan berlaba dua talenta.

Perhatikan, kata "menjalankan” itu berarti “mengembangkan” apa yang dipercayakan  kepadanya. Tidak membiarkan sia-sia apa yang sudah Tuhan percayakan bagi kita.

Sebaliknya kalau kita melihat dari pribadi yang dipercayakan satu talenta, ia menggali lobang dan ’’menyembunyikan’’ dalam tanah.

Perhatikan kata ’’menyembunyikan dalam tanah’’, itu berarti ’’tidak melakukan apa-apa’’ dengan apa yang Tuhan percayakan padanya. Jangankan untuk mengembangkan, hamba ini malah menyembunyikan dalam tanah sehingga tidak menghasilkan apa-apa.

Kenapa orang yang diberi 1 talenta menyembunyikan talentanya dalam tanah?

Karena "ia tidak mengenal tuannya dengan baik". Sehingga dia “takut” kepada tuannya dan menganggap tuannya “kejam”.

Padahal tuannya baik dan sangat mengenal dia, karena pada waktu tuannya memberikan kepada mereka masing-masing talenta, "itu diberi berdasarkan kesanggupannya".

Dari perumpamaan tentang talenta ini, kita bisa melihat bahwa Tuhan "mempercayakan kita tanggung jawab" sesuai dengan ’’kesanggupan’’ kita masing-masing untuk dikembangkan.

Hamba yang dipercaya satu talenta disebut jahat dan malas, karena talentanya disimpan.

Ternyata kalau seseorang tidak mau mengembangkan apa yang dipercayakan kepadanya, maka orang itu disebut ‘’jahat dan malas’’.

’’Pastikan setiap kita adalah pribadi yang memiliki tanggung jawab sehingga dapat dipercaya untuk melakukan perkara-perkara besar di dalam Tuhan. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Renungan #Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan Jombang #Radar Jombang