Oleh Muh Syauqi Zainul Muttaqin Hanani, Kelas 7 Tahfidz 1 MTs Madrasatul Quran Tebuireng
Radarjombang.id - Kamis (13/3) di Masjid Agung MQ Tebuireng, KH Fauzan Kamal Alhafiz, selaku dewan asatid menjelaskan pentingnya tidak durhaka kepada orang tua.
’’Siksa bagi yang berani atau durhaka kepada orang tua tidak menunggu di akhirat, melainkan langsung diberikan di dunia,’’ tuturnya.
Makanya perintah berbakti kepada orang tua selalu digandeng dengan perintah menyembah Allah SWT. Sebagaimana dalam QS Al Isra 23. Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Rida Allah tergantung rida orang tua. Murka Allah tergantung murka orang tua.
’’Menyakiti orang tua sangat pedih azab atau balasannya di dunia bahkan di akhirat,’’ tegasnya.
Dari sahabat Anas bin Malik radiyallahu anhu, Rasulullah bersabda; Siapa saja yang ingin dipanjangkan umurnya dan bertambah rezekinya, hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tuanya dan menyambung silaturahim.
Nabi juga bersabda; Jika seorang anak sudah meninggalkan mendoakan kedua orang tuanya, maka rezeki akan terputus darinya.
Editor : Anggi Fridianto