Oleh Muhammad Nabil El Qaid, Kelas XI-J MA Madrasatul Quran Tebuireng
Radarjombang.id - Kamis (1/5) di perpustakaan Madrasah Aliyah Madrasatul Quran, Tebuireng, Ustad Muhammad Lutfi Alhafiz, selaku waka kesiswaan menyampaikan pesan kepada penurus organisasi siswa intra madrasah (OSIM) agar semangat berkhidmat .
’’Kalian ditunjuk menjadi pengurus harus ikhlas. Mengerjakan sesuatu juga harus lapang dada dan juga tidak mengharapkan apapun,’’ tuturnya.
Pengurus OSIM merupakan siswa pilihan. ’’Kalian menjadi pengurus dipilih melalui beberapa tahap. Ketika nama kalian sudah disetorkan, harus disaring dulu dan diseleksi dulu, dipertimbangkan.
Setelah lolos dan semuanya setuju, barulah di angkat menjadi pengurus,’’ ungkapnya.
Menjadi pengurus OSIM termasuk pengabdian. ’’Pengabdian itu ada tiga,’’ ucapnya. Pengabdian dengan menggunakan harta.
Pengabdian dengan doa seperti sering kirim Alfatihah kepada para masayikh dan guru-guru
. Serta pengabdian dengan menggunakan tenaga seperti kita langsung turun ke lapangan.
’’Pengabdian akan melahirkan keberkahan,’’ tegasnya.
Sayid Muhammad bin Alawi al-Maliky mengatakan: Tsabatul ilmi bil muzakaroh, wabarokatuhu bil hidmah, wanaf’uhu bi rido as-syaikh.
Melekatnya ilmu dengan cara mengulang-ulang pelajaran, barokahnya ada di pengabdian, sedang kemanfaatannya berada di rida guru.
Editor : Anggi Fridianto