Kata ini sering kali dikaitkan dengan hal-hal atau pun dampak negatif bagi manusia.
Faktanya, radiasi sendiri memiliki dampak positif dalam kehidupan sehari-hari yang bisa dimanfaatkan untuk bidang medis hingga industri.
Radiasi digunakan dalam berbagai prosedur medis, seperti sterilisasi alat kesehatan, diagnostik penyakit, dan terapi kanker.
Penggunaan atau pemanfaatan radiasi ini harus berada dalam pengawasan untuk menghindari dampak negatif yang ditimbulkan.
Dalam hal ini, terdapat peran penting dari PPR (Petugas Proteksi Radiasi).
Seseorang yang diamanahi instalasi yang memanfaatkan radiasi pengion serta dinyatakan ahli atau berpengalaman oleh BAPETEN (Badan Pengawas Tenaga Nuklir).
Khususnya dalam melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan proteksi atau keselamatan radiasi disebut sebagai PPR.
PPR sendiri secara khusus diberikan tugas memperhatikan masalah keselamatan di bidang proteksi radiasi baik secara teknis maupun administratif.
Memberikan petunjuk teknis maupun administratif kepada pekerja radiasi mengenai langkah kerja yang mematuhi peraturan atau prinsip proteksi radiasi.
Mencegah perubahan yang meningkatkan kemungkinan bahaya radiasi yang tidak terduga.
Mengambil langkah-langkah guna memastikan bahwa tidak ada area pada instalasi dengan tingkat radiasi yang melebihi batas yang diizinkan.
Baca Juga: Efektivitas Edukasi Berbasis Media Podcast dalam Pencegahan Diabetes Melitus
Serta memberitahukan pihak yang berwenang mengenai potensi bahaya radiasi.
Peran PPR ini begitu penting dalam melindungi pasien dari bahaya radiasi dengan memastikan pasien menerima dosis radiasi yang tepat dan aman selama prosedur radiologi.
Selain pasien, kesehatan staf medis dan masyarakat umum juga diperhatikan agar tidak melebihi batas aman atau batas dosis yang telah ditentukan untuk meminimalisir efek negatif dari radiasi.
PPR adalah pahlawan di balik layar dalam pelayanan kesehatan.
Mereka bekerja tanpa lelah untuk memastikan bahwa radiasi digunakan secara aman dan efektif.
Sehingga memberikan manfaat bagi pasien tanpa membahayakan kesehatan mereka, staf medis, dan masyarakat umum.
Mari kita berikan apresiasi kepada para petugas proteksi radiasi (PPR) atas dedikasi dan komitmen mereka dalm melindungi kesehatan kita. (*)
Penulis:
Nova Eka Arta Mevia
Mahasiswa DIV Teknologi Radiologi Pencitraan
Fakultas Vokasi Unair
Dosen Pengampu:
Amelia Kartika Sari, S.Tr.Kes., M.Kes
Editor : Achmad RW