Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Mencegah Salah Sasaran Layanan Program UHC di Jawa Timur

Achmad RW • Sabtu, 11 Mei 2024 | 14:20 WIB
Opini di Jawa Pos Radar Jombang
Opini di Jawa Pos Radar Jombang

Pelayanan UHC (Universal Health Coverage) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan akses kesehatan yang merata kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Di Jawa Timur, program ini telah dijalankan sejak tahun 2014 dan terus berupaya untuk mencapai target pelayanan yang sebenarnya.

Namun, masih banyak hambatan yang dihadapi dalam menjalankan program ini, salah satunya adalah risiko adanya kesalahan sasaran dalam pemberian pelayanan UHC.

Salah sasaran dalam pelayanan UHC adalah situasi di mana pelayanan yang seharusnya diberikan kepada masyarakat miskin dan rentan, justru diterima oleh mereka yang sebenarnya tidak membutuhkannya.

Hal ini dapat terjadi karena kurangnya pengawasan dan pemantauan yang tepat dalam pelaksanaan program UHC.

Selain itu, juga dapat disebabkan oleh kesalahan administrasi atau pemahaman yang salah tentang penerima manfaat program UHC.

Untuk mencegah terjadinya kesalahan sasaran pada pelayanan UHC di Jawa Timur, diperlukan strategi yang efektif dan berkelanjutan.

Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan sosialisasi yang lebih luas kepada masyarakat.

Khususnya tentang program UHC dan siapa saja yang berhak menerima pelayanan tersebut.

Sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai media.

Seperti iklan di media massa, kampanye di desa-desa, atau melalui kegiatan-kegiatan komunitas.

Selain itu, pemerintah juga perlu memperkuat sistem pengawasan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program UHC.

Hal ini dapat dilakukan melalui pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi petugas yang bertugas dalam pelaksanaan dan pemantauan program UHC.

Dengan memiliki petugas yang terlatih dan bertanggung jawab, diharapkan dapat meminimalisir kesalahan sasaran dalam pelayanan UHC.

Tidak hanya itu, pemerintah harus mengevaluasi untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi program serta menemukan kendala-kendala yang muncul dalam pelaksanaannya.

Dari hasil evaluasi, pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasi masalah dan meningkatkan kualitas pelayanan UHC.

Selain itu, peran aktif masyarakat juga sangat penting dalam mencegah kesalahan sasaran pada pelayanan UHC.

Dengan saling bekerja sama, diharapkan dapat menciptakan sistem yang lebih transparan dan akuntabel dalam pelaksanaan program UHC.

Dalam menghadapi tantangan untuk mewujudkan pelayanan UHC yang tepat sasaran di Jawa Timur, diperlukan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. (*)

 

Penulis:
Ardanti Ratna Wardani
Mahasiswa
Program Studi Administrasi Publik
Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial 
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

 

 

Editor : Achmad RW
#uhc #Jawa Timur #program pemerintah #salah sasaran #Layanan kesehatan