Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

MRI Liver, Mutiara Tersembunyi untuk Deteksi Sirosis Hati

Ainul Hafidz • Selasa, 12 Desember 2023 | 13:30 WIB
Ilustrasi MRI
Ilustrasi MRI

Hati merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia yang rentan mengalami berbagai penyakit, salah satunya adalah sirosis hati.

Kondisi ini ditandai dengan perkembangan jaringan parut berlebihan sehingga fungsi hati terganggu, bahkan hingga gagal.

Sayangnya penyakit sirosis hati kerap tidak menunjukkan gejala yang jelas di awal, membuat diagnosisnya kadang terlambat.

Akibatnya kondisi sudah parah ketika ditemukan, sehingga sulit ditangani.

Namun seiring perkembangan teknologi, ada sebuah inovasi diagnosis sirosis yang akurat, yaitu melalui tes Magnetic Resonance Imaging (MRI) Liver.

Seperti halnya MRI untuk organ lainnya, MRI Liver merekam gambar detail kondisi organ hati, tapi dengan teknik dan metode khusus yang memanfaatkan medan magnet dan gelombang radio.

Dari hasil MRI Liver, dokter akan dengan mudah mengetahui tingkat perkembangan sirosis di hati, baik fibrosis maupun degenerasi sel hepatobiliar.

Semua itu terlihat secara visual tanpa perlu biopsi yang invasif dan berisiko komplikasi.

Tak hanya itu, MRI Liver yang rutin sangat akurat memantau pertambahan kerusakan akibat sirosis hati dari waktu ke waktu.

Begitu dokter cepat mengetahui kondisi tersebut, maka langkah penanganan dini pun dapat segera diputuskan untuk menghindari gagal fungsi hati lebih lanjut.

MRI Liver bagai sebuah mutiara tersembunyi dalam upaya deteksi sirosis hati.

Ia mampu memberikan informasi lebih dalam dan komprehensif tentang kondisi hati yang terkena penyakit kronis ini.

Apabila diagnosis Anda atau keluarga mengindikasikan sirosis hati, sebaiknya segera konsultasikan hasil tes MRI Liver dengan dokter spesialis.

Pasien sirosis hati memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi yang membahayakan seperti infeksi, perdarahan saluran cerna, hingga kanker hati.

Oleh karena itu, tatalaksana sirosis hati yang komprehensif dan berkelanjutan sangat dibutuhkan.

Di sinilah peran MRI Liver kembali mencuri perhatian para ahli. Melalui tes lanjutan yang dinamakan elastografi gelombang balistik, MRI mampu secara presisi memetakan area hati yang mengalami fibrosis parah akibat sirosis.

Dokter pun dapat memantau sejauh mana pengerasan jaringan ikat di hati dari waktu ke waktu.

Teknik MRI Liver lain yang istimewa, yakni penggunaan zat kontras (MR Contrast Agent) untuk menganalisis lebih dalam fungsi sel-sel hati penderita sirosis.

Dokter dapat memantau pola absorbsi dan ekskresi zat kontras hepatobiliari dari hati, sehingga mengetahui kerja transportasi enzim, protein, dan pengeluaran empedu.

Bila terjadi kelainan, artinya sel hati yang sehat tinggal sedikit seiring fibrosis berat sirosis.

Terakhir, layanan MRI hati di beberapa rumah sakit kini dilengkapi fitur khusus Diffusion Weighted Imaging (DWI) yang mampu mendeteksi sirosis bahkan sejak dini.

Sensitivitasnya jauh melebihi pemeriksaan serum darah atau USG dalam menemukan tanda-tanda awal hambatan difusi di sel hepatosit. Benar-benar kecanggihan teknologi kedokteran yang tiada duanya!

Jadi tunggu apalagi? Cek kesehatan organ dalam tubuh Anda secara rutin demi masa depan lebih baik. Jangan sampai sirosis diam-diam merusak fungsi hati tanpa ketahuan.

Manfaatkan mutiara diagnosis MRI Liver untuk deteksi sejak dini, sebelum terlambat menyesal di kemudian hari! (*

Penulis:

Muh. Arsy Syafrin, Dean Alvi Syachri, Nur Mustika Jalilah *)

*) Mahasiswa  Program Studi D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Universitas Airlangga

Editor : Ainul Hafidz
#mri #hati #sirosis