Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

“Kampoeng Tentara”, Rest Area dengan Tema Militer di Desa Ardimulyo Singosari

Achmad RW • Sabtu, 16 Juli 2022 | 15:03 WIB
Opini Jawa Pos Radar Jombang
Opini Jawa Pos Radar Jombang
REST area adalah tempat persinggahan.  Tempat yang sangat membantu dalam menghilangkan penat dan mengisi kembali tenaga setelah menempuh perjalanan jauh. Terutama bagi yang mereka yang mudik Lebaran.

Fasilitas yang tersedia cukup banyak, antara lain minimarket, musala, SPBU, bahkan juga tempat penginapan. Dari sekian banyaknya rest area, ada satu rest area unik yang bertemakan tentang militer, yaitu Kampoeng Tentara.

Sebuah rest area yang  berlokasi di Asrama Divisi Infanteri 2 Kostrad, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rest area ini berada samping kanan jalur utama jika dari arah Malang Kota atau kiri jika dari arah Lawang. Terdapat banyak fasilitas serta wahana yang dapat dicoba oleh pengunjung rest area.

Kampoeng Tentara dibangun pada 2018. Sebelum menjadi kawasan rest area, Kampoeng Tentara itu masih berupa lahan pertanian milik Divisi Infanteri 2 Kostrad yang hanya ditanami jagung, kacang tanah termasuk hutan jati, kemudian tercetuslah ide Mayjen TNI Marga Taufiq, saat itu menjabat panglima divisi untuk memanfaatklan lahan pertanian tersebut menjadi sebuah rest area yang dinamakan Kampoeng Tentara dengan konsep militer yang diperuntukkan untuk umum.

Fasilitasnya seperti foodcourt, kolam renang, fitnes center, lapangan tembak, car wash, tempat wisata satwa dan buah. Semua itu bisa digunakan oleh prajurit maupun masyarakat untuk kepentingan hobi, olahraga, dan rekreasi keluarga.

Kampoeng Tentara memiliki kurang lebih 30 orang pegawai. Tidak hanya dari pihak asrama, namun juga melibatkan warga sekitar. Bisa dikatakan merupakan industri pariwisata menegah ke atas. Selain sebagai tempat istirahat dan refreshing, berdirinya Kampoeng Tentara ini diharapkan meningkatkan pendapatan, memberi lapangan pekerjaan serta mensejahterakan masyarakat  di sekitar Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan menampung dan menjajakan hasil keterampilan atau kuliner yang diproduksi oleh masyarkat. Dari kegiatan ekonomi inilah yang membuat Kampoeng Tentara semakin berkembang dan bergerak  dalam pembangunan ekonomi daerah, terlebih Kecamatan Singosari masuk dalam kawasan ekonomi khusus (KEK).

Dibangunnya Kampoeng Tentara sangat membantu sektor perekonomian bagi warga warga asrama dan warga sekitar Divisi Infanteri 2 Kostrad. Dengan pendapatan sekitar Rp 25- Rp 28 juta per bulan, jika ditotal dari keseluruhan usaha yang dijalankan oleh warga yang berkontribusi dalam pergerakan ekonomi di Kampoeng Tentara ini. Jumlah itu cukup besar terlebih penyewaan tempat semisal di foodcourt rest area ini hanya Rp 300 - Rp 600 ribu per bulan. Harga makanan pun relatif murah, cukup mengeluarkan Rp 20.000 untuk per orang sudah bisa menikmati sajian kuliner yang dihidangkan di Kampoeng Tentara ini. Mulai dari camilan seperti gorengan, keripik dan lain-lain. Terdapat juga makanan berat seperti lalapan, soto, pecel. Jika bosan minuman seperti teh dan kopi, terdapat foodcourt yang menyediakan beraneka ragam jus buah yang dapat pengunjung nikmati.

Pendapatan Kampoeng Tentara tak hanya dari sektor kuliner saja, namun juga dari sektor jasa dan wisata. Sektor jasa yang dimaksud itu car wash. Jarang-jarang rest area menyediakan tempat pencucian mobil dan motor. Untuk pelanggan car wash di Kampoeng Tentara tidak hanya dari pengunjung atau pemudik saja, namun masyarakat sekitar juga yang biasanya ingin membersihkan kendaraannya sekalian mencari makanan di rest area ini.

Selain itu di bidang sekor pariwsata yaitu kebun buah naga. Pengunjung bisa memetik buah naga dengan harga murah jika sedang musim panen. Untuk pengunjung yang memiliki hobi menembak, terdapat fasilitas arena softgun atau lapangan tembak yang bisa dicoba. Terdapat juga kolam renang  serta fitnes center yang lebar dan luas cocok juga sebagai sarana olahraga maupun tempat liburan di akhir pekan. Jika pengunjung akan menyelenggarakan sebuah acara, Kampoeng Tentara dapat disewa sebagai tempat diselenggarakan acara. Dengan biaya  sewa per hari sekitar Rp 1 juta, bisa dibilang harga yang sangat murah terlebih Kampoeng Tentara memiliki lahan yang luas serta area parkir luas juga. Dengan fasilitas fasilitas tersedia dan mumpuni inilah yang membuat kegiatan ekonomi di Kampoeng Tentara terus bergerak dan berkembang. (*)

Penulis :
Ardhia Anfa Azqia dan Abiem Raksa Syahputra

Mahasiswa Prodi Sosiologi, Universitas Muhammadiyah Malang

  Editor : Achmad RW
#opini #rest area #Universitas Muhammadiyah Malang #mahasiswa