230 Atlet dari 15 Daerah Ramaikan Kejuaraan Wushu di Jombang, Ini Hasilnya

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:52 WIB
SEMANGAT: Pelatihan wasit dan juri di Aula SMKN 3 Jombang.
SEMANGAT: Pelatihan wasit dan juri di Aula SMKN 3 Jombang.

 

JOMBANG – Pengurus Wushu Indonesia Kabupaten Jombang menggelar tiga rangkaian kegiatan olahraga sekaligus pada awal Agustus 2026.

Pelatihan Wasit Juri Sanda, Kejuaraan Wushu Skanega Elite Champions Piala Bergilir Disporapar Jombang 2026, dan Porkab.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung semarak dan diikuti peserta dari berbagai daerah.

Pelatihan Wasit Juri Sanda digelar di Unipdu Jombang diikuti sebanyak 30 peserta.

Berasal dari kalangan atlet senior yang telah meraih berbagai prestasi serta mahasiswa.

Pelatihan menghadirkan dua pemateri berpengalaman.

Sunjoyo Pangestu dan Sofi’i.

Baca Juga: Atlet Wushu Jombang Bersinar di Surabaya, Borong 9 Medali Termasuk 2 Emas

Keduanya merupakan senior wasit-juri Sanda Jawa Timur yang juga kerap mendapat tugas dalam pertandingan tingkat nasional.

Sementara itu, Skanega Elite Champions Piala Bergilir Disporapar Jombang 2026 diikuti 230 atlet dari 15 kabupaten/kota.

Mereka berasal dari Situbondo, Lamongan, Kediri, Mojokerto, Ngawi, Nganjuk, Bojonegoro, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, Banyuwangi, Probolinggo, dan Batu.

’’Antusiasme peserta cukup tinggi.

Namun, panitia membatasi jumlah peserta 230 atlet,’’ kata Ketua Wushu Indonesia Kabupaten Jombang, Dr dr M Zulfikar As’ad (Gus Ufik) didampingi pengurus harian Mas Imam.

Dari hasil kejuaraan tersebut, Ngawi keluar sebagai juara umum I.

Disusul Banyuwangi sebagai juara umum II.

Serta Kota Kediri sebagai juara umum III.

Sementara gelar Best Atlet Putra diraih atlet asal Ngawi dan Best Athlete Putri diraih atlet Banyuwangi.

Agenda tersebut sekaligus dirangkai dengan pelaksanaan Porkab Jombang cabang olahraga wushu yang diikuti 145 atlet dari nomor Taolu maupun Sanda.

Para peserta berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Bareng, Diwek, Jombang, Ngoro, Mojowarno, Jogoroto, Mojoagung, Ngusikan, Kudu, Tembelang dan Megaluh.

Sebagian besar atlet Jombang juga turun dalam kejuaraan Skanega Elite Champions.

Tim pelatih saat ini mulai memetakan atlet yang memiliki potensi untuk dipersiapkan mengikuti Puslatkab Jombang, sekaligus menghadapi Kejurprov Wushu Jawa Timur di Kota Kediri.

wuBaca Juga: Selamat! Wushu Jombang Sukses Borong 44 Medali di Ajang Piala Wali Kota Surabaya

”Dari hasil kejuaraan kemarin kami dapat memantau perkembangan para atlet yunior sekaligus menambah jam tanding para atlet,” ujar Gus Ufik.

Persiapan juga diarahkan untuk menghadapi POPDA 2026 yang dijadwalkan November, serta Porprov 2027.

Setelah rangkaian kegiatan di Jombang, tim Taolu Wushu Jombang juga dijadwalkan mengikuti Citra Satria Cup tingkat nasional di Surabaya pada 21–23 Agustus 2026.

Selanjutnya, terdapat undangan kompetisi di Malang pada 25–27 September 2026.

Wushu Jombang juga tengah mempersiapkan kejuaraan berskala nasional di Kabupaten Jombang, yakni Wushu Championship Piala Gubernur dan Piala Rektor Unipdu Jombang yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober–1 November 2026.

Kejuaraan tersebut rencananya digelar di dua lokasi.

Nomor Taolu akan berlangsung di GOR Merdeka, sedangkan nomor Sanda dijadwalkan digelar di Gelora Unipdu Jombang. (wen/jif).

 
 
 
 
Editor : Anggi Fridianto
wushu jombang Porkab Jombang Kejuaraan Wushu atlet jombang Gus Ufik