Posyandu Matahari di Lereng Merapi Diperkuat, BRI Peduli Fokus Jaga Kesehatan Ibu dan Anak

Achmad RW • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 08:06 WIB
Posyandu Matahari yang digagas BRI Peduli di lereng Merapi
Posyandu Matahari yang digagas BRI Peduli di lereng Merapi

SLEMAN, RadarJombang.id – Posyandu Matahari di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, kini mendapat penguatan layanan untuk mendukung kesehatan ibu dan anak.

Fasilitas tersebut menjadi bagian dari Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan yang digagas BRI Peduli.

Posyandu yang berada di Dusun Kaliurang Barat itu diresmikan Selasa (4/8). Peresmian dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman Harda Kiswaya serta sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga: Likuiditas BRI Kian Kuat, Siap Genjot Kredit UMKM dan Sektor Riil Berkat Dukungan Dana SAL Pemerintah

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, penguatan Posyandu Matahari menjadi langkah awal implementasi Program Desa Brilian 1000 HPK di Hargobinangun.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan dasar yang bersentuhan langsung dengan ibu hamil, ibu menyusui, bayi hingga balita.

"Posyandu kami harapkan bukan hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Akselerasi UMKM Naik Kelas, BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026

Penguatan dilakukan melalui sejumlah kegiatan, mulai peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan inovasi dan teknologi, edukasi kesehatan serta gizi, hingga pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok sasaran.

Program tersebut juga dilengkapi dengan pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui budidaya ikan.

Langkah ini diharapkan dapat menyediakan sumber protein bergizi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Dhanny mengatakan, penguatan layanan Posyandu diharapkan dapat ikut mendukung upaya percepatan penurunan stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu serta anak.

"Ketika masyarakat tumbuh sehat dan sejahtera, desa akan semakin maju dan ekonomi semakin kuat," katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito menyambut baik kehadiran Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan.

Menurutnya, program tersebut membuat layanan Posyandu menjadi lebih nyaman sekaligus mendorong masyarakat semakin aktif memanfaatkannya.

"Program ini membuat layanan Posyandu menjadi lebih baik dan nyaman. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan Posyandu demi kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR Subsidi, BRI Salurkan Pembiayaan Rp880 Miliar untuk Program 3 Juta Rumah

Selain memperbaiki fasilitas dan layanan, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta tumbuh kembang anak sejak dini.

Desa Hargobinangun sendiri berada di lereng Gunung Merapi dengan potensi di sektor pariwisata, pertanian dan pemberdayaan masyarakat.

Pengembangan potensi tersebut berjalan beriringan dengan penguatan tata kelola pemerintahan desa dan layanan dasar bagi warga.

Upaya tersebut turut mengantarkan Hargobinangun masuk dalam 40 Besar Desa Brilian 2023. Program Desa Brilian merupakan inisiatif BRI untuk mendorong desa meningkatkan kapasitas tata kelola, inovasi serta pembangunan yang berkelanjutan. (*/riz)

Editor : Achmad RW
Posyandu Matahari ibu anak BRI Peduli KEsehatan