JOMBANG – Kejuaraan Karate Piala Rektor UPJB II tahun 2026 sukses digelar di Auditorium Natuwar Universitas PGRI Jombang (UPJB) Jombang, Sabtu (17/5).
Kejuaraan antar pelajar dan mahasiswa se-Kabupaten Jombang itu menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet karate potensial.
Pananggungjawab kegiatan, Aditya Harja Nenggar mengatakan, kejuaraan tersebut diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan mulai TK hingga mahasiswa.
Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pengalaman bertanding para atlet muda.
”Kejuaraan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat berprestasi dan menjaring bibit atlet karate yang berkualitas untuk dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.
Baca Juga: Inspiratif! 19 Karateka dan 4 Wasit Asal Jombang Turun Kejurnas
Dalam kejuaraan tersebut, sejumlah kontingen berhasil keluar sebagai juara umum di masing-masing kategori.
Pada tingkat TK, juara umum diraih TK Permata Hati Jombang dengan raihan empat medali emas dan tiga medali perak.
Sementara pada jenjang SD, juara umum diraih AKS (Aditya Karate School) dengan perolehan 23 emas, 22 perak, dan 25 perunggu.
Untuk tingkat SMP, predikat juara umum disabet DSJ (Dojo Satria Jombang) dengan 13 emas, 15 perak, dan 35 perunggu.
Pada kategori SMA, Impressia berhasil menjadi juara umum dengan koleksi delapan emas, empat perak, dan tiga perunggu.
Sedangkan di tingkat mahasiswa, gelar juara umum diraih Penjas UPJB 2025 A dengan raihan delapan emas, sembilan perak, dan 13 perunggu.
Bupati Jombang Warsubi yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bambang Suntowo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan karate tersebut.
Menurutnya, kejuaraan menjadi wadah positif untuk menumbuhkan semangat berprestasi, memperluas pengalaman bertanding, sekaligus menjaring atlet karate berbakat dari Kabupaten Jombang.
Baca Juga: Karateka Jombang Sabet Tiga Medali Kejurnas PB Forki di Bandung, Ini Daftarnya
”Kejuaraan ini juga menjadi sarana yang sangat positif untuk membangun karakter generasi muda yang tangguh, disiplin, dan berjiwa kompetitif,” katanya.
Ia menambahkan, karate merupakan cabang olahraga bela diri yang banyak diminati generasi muda karena tidak hanya melatih kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, ketekunan, pengendalian diri, serta rasa hormat kepada sesama.
”Kami berharap melalui ajang tersebut akan lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat regional hingga nasional,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto