Radarjombang.id – Sebanyak 49 karateka Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) Jombang dinyatakan lulus seluruhnya pada ujian dan gashuku tingkat sabuk hitam yang digelar di Kota Batu 20-23 November. Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda resmi Inkanas se-Jawa Timur.
Kwat Prayitno, Dewan Guru Inkanas Jombang, membenarkan bahwa seluruh peserta asal Jombang berhasil melewati rangkaian ujian dengan baik. ”49 karateka kita lulus semua. Ini menunjukkan keseriusan latihan dan kesiapan mental-fisik para peserta,” ujarnya.
Dari total peserta yang lulus tingkat sabuk hitam (Dan) adalah Shodan (Dan I) 42 karateka, Nidan (Dan II) 5 karateka dan sandan (Dan III) 2 karateka.
Menurut Kwat, pencapaian ini menjadi bukti perkembangan positif pembinaan karate di Jombang. “Kenaikan tingkat sabuk hitam bukan sekadar perubahan warna sabuk, tetapi pengakuan atas peningkatan teknik, kedisiplinan, dan karakter,” jelasnya.
Ia menambahkan ujian dan gashuku ini diikuti para karateka dari berbagai daerah di Jawa Timur, sehingga menjadi wadah penting untuk mengukur kualitas teknik antar-dojo.
”Harapan kami, setelah naik tingkat, para karateka semakin matang, tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga siap menjadi teladan dalam sikap dan sportivitas,” pungkasnya.
Minggu ini karateka juga mengikuti Polije Open Championship IV Piala Direktur Politeknik Negeri Jember 2025 pada 28-30 November 2025 di GOR Djoeang 45 Polije Jember.
”Dari Jombang Karate Club hanya lima atlet saja, karena anak-anak baru saja mengikuti ujian sabuk hitam kemarin,” kata Aditya Harja Nenggar, pelatih Jombang Karate Club.
Sementara itu Dojo Satria Jombang juga mengirimkan tiga atletnya untuk mengikuti event itu. ”Dari DSJ hanya tiga anak, gabung dengan tim UD Malang,” pungkas Nurhayati, ketua DSJ. (wen)
Editor : Anggi Fridianto