JOMBANG – Peretandingan bola voli piala Bupati Jombang antar SMP/MTs se-Jatim di GOR Merdeka Jombang hari ini (20/11) memasuki babak delapan besar. Final bakal dipertandingkan Jumat (21/11) malam.
’’Memasuki delapan besar pertandingan semakin seru karena mempertemukan tim-tim yang layak juara,’’ kata Arsika Yunarta, koordinator pelaksana.
Pertandingan babak penyisihan kemarin berlangsung seru namun tetap suportif. Tim dari Tulungagung, Sidoarjo dan Jombang tampil memukau.
’’Untuk Jombang yang tampak bagus bermainnya SMPN 1 Ploso dan SMPN 3 Jombang,’’ ucapnya.
Kejuaraan diikuti 48 tim. Rinciannya, 32 tim putra, dan 16 tim putri.
Kejuaraan bola voli Bupati Jombang Cup 2025 yang digelar Dinas Kepemudaan Olagraga dan Pariwisata Jombang berjalan lancar dan suportif. Semua siswa yang ikut memenuhi kualifikasi administrasi yang disyaratkan panitia.
’’Kami ingin semua peserta sportif, sesuai dengan yang disyaratkan, data lengkap semua,’’ ungkapnya.
Syarat administrasi dikawal ketat guna mengajarkan siswa sportif sejak dini. Siswa yang ikut kejuaraan voli harus melampirkan rapor dan surat keterangan dari kepala sekolah.
’’Kalau masih kelas7 dibuktikan dengan ijazah, dan surat keterangan dari kepala sekolah,’’ jelasnya.
Bambang Nurwijanto, kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang mengatakan, kejuaraan voli diadakan untuk menumbuhkan semangat dan budaya olahraga di kalangan pelajar SMP sederajat.
Menjadi ajang pencarian dan penjaringan bibit atlet potensial yang dapat dibina menuju prestasi tingkat daerah maupun nasional. Mempererat tali persaudaraan antar pelajar se-Jawa Timur melalui kegiatan yang positif dan kompetitif.
Serta mendukung program Pemerintah Kabupaten Jombang dalam peningkatan Indeks Pembangunan Olahraga Daerah (IPO) serta sejalan dengan RPJMD dan Renstra Disporapar dalam bidang pembinaan olahraga berprestasi.
”Melalui kegiatan ini kami berharap akan muncul bibit-bibit atlet muda bola voli yang potensial dan dapat dikembangkan menjadi atlet andalan Kabupaten Jombang maupun Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto