Radarjombang.id – Setelah meraih medali perunggu di Porprov Jatim 2025 dan medali emas di SEAKF Brunei Darussalam, kini Malvian Dwi Aprilio ingin naik podium 1 pada Asia Karate Federation (AKF) Championship di China 5–7 September 2025.
Malvian kini mendapatkan undangan dari PB Forki untuk mengikuti pelatnas mempersiapkan kejuaraan internasional tersebut.
”Sekarang saya sedang menjalani pelatnas dimulai sejak 14 Agustus hingga 2 September 2025, bertempat di PANG Studio, Jalan Taman Kusuma Wijaya I D No.17, RT 09/02, Cilandak, Jakarta Selatan,” ungkap Malvian.
Remaja kelahiran Mojokerto, 23 April 2009 ini awalnya justru sering sakit-sakitan ketika kecil.
Kondisi itu membuat kedua orang tuanya, Heri Purwandianto dan Zulaikah, mendorong Malvian untuk menekuni olahraga karate sejak duduk di bangku kelas 2 SD.
”Sebelum umur 8 tahun saya sudah sering diajak ayah melihat latihan karate. Dari situ saya terpacu untuk ikut.
Awalnya hanya ikut ekstrakurikuler di sekolah, tapi ternyata karate justru membuat tubuh saya semakin sehat,” ungkap siswa kelas 2 SMAN Olahraga Sidoaejo Jawa Timur tersebut.
Namun, perjalanan Malvian tidak selalu mudah. Tahun 2020, sang ayah yang selama ini menjadi penyemangat sekaligus teman berlatih meninggal dunia.
Alih-alih terpuruk, Malvian justru semakin bersemangat menekuni karate untuk membanggakan almarhum ayahnya dan membantu ibunda yang terus memberikan dukungan penuh.
”Saya sangat berterima kasih kepada para pelatih yang sudah membimbing saya sampai bisa meraih prestasi. Atlet yang hebat terbentuk karena pelatih yang jauh lebih hebat,” tambahnya.
Malvian telah mengantongi puluhan medali, diantaranya juara 1 Kata Perorangan Cadet Putra Kejurnas Piala Kapolri 2024 di Bogor, juara 1 Kata Perorangan Cadet Putra Kejurnas Inkanas Piala Kapolri 2024 di Malang, juara 1 Kata Beregu Cadet-Junior Putra Kejurnas FORKI 2025 di Riau, juara 1 Kata Perorangan Junior Putra SEAKF Brunei 2025 dan juara 3 Kata Beregu Porprov Jatim 2025 di Malang.
”Setelah lulus SMA, saya ingin menjadi Abdi Negara, tapi tetap berkarier di karate. Impian terbesar saya adalah mengumandangkan lagu Indonesia Raya di kancah dunia dan masuk lima besar atlet karate terbaik dunia,” pungkasnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto