Radarjombang.id - Muhammad Qidhirfath Alexander kian berkibar di dunia olahraga bela diri, khususnya karate.
Ia berhasil meraih medali Perunggu pada kategori kata beregu putra pada gelaran Porprov Jatim 2025 di Malang Raya. Ale, sapaan akrabnya, kini mulai fokus untuk mengejar cita-citanya sebagai TNI.
”Target selanjutnya ingin mengejar cita-cita menjadi TNI dan tetep berprestasi di ka+rate sampai membawa merah putih,” kata Ale.
Remaja kelahiran Jombang, 20 Oktober 2006 putra dari pasangan Wellmy Iskandar dan Estuningtyas Widoharumi ini mulai menekuni dunia bela diri sejak usia 8 tahun.
Ia mengawali perjalanannya dengan mengikuti Shorinji Kempo selama dua tahun.
Namun, sejak duduk di bangku kelas 4 SD, Alexander memutuskan untuk beralih ke karate dan bergabung dengan Dojo Mahameru Jombang, tempat ia menempa diri hingga kini.
Pilihan tersebut terbukti tepat. Alexander berhasil mencatatkan prestasi gemilang di berbagai ajang, baik tingkat regional maupun nasional.
Beberapa di antaranya adalah Juara Juara 3 Kejurnas forki 2025 di Riau, Juara 2 kejurnas Inkanas 2024 di Malang, Juara 3 Porprov 2025 di Malang, Juara 1 Porprov 2022 di Bondowoso dan Juara 1 Popda 2022 di Sidoarjo.
Meski telah meraih banyak medali, Alexander belum puas. Ia menegaskan bahwa target terbesarnya ke depan adalah bisa menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), sekaligus terus menorehkan prestasi di dunia karate hingga mampu membawa nama Indonesia di kancah internasional.
“Cita-cita saya ingin menjadi TNI, tetapi saya juga ingin terus berprestasi di karate. Harapan saya bisa mengibarkan merah putih di tingkat dunia,” pungkas Alumnus SMAN Olahraga Jawa Timur tersebut. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto