Radarjombang.id - Cabang olahraga tarung derajat berhasil meraih tiga medali pada Porprov Jatim 2025. Jumlah tersebut lebih baik dibandingkan dengan Porprov tahun 2023.
Samsu, pelatih tarung derajat menyampaikan, pihaknya meraih tiga medali dalam ajang Porprov Jatim 2025. Meski begitu, pihaknya menilai, tahun ini masih meleset dari target.
”Target kami 2 emas, tapi meleset karena yang kami andalkan justru gugur di semifinal,” kata Samsu.
Tiga medali yang diraih yaitu satu emas dan dua perunggu. Emas diraih oleh Ermifta Atma Puspa Hafsari, yang turun di nomor 50-54 kg putri.
Ia berhasil mengalahkan empat petarung dari Surabaya, Probolinggo, Bondowoso dan final melawan Kota Malang. Ermifra menang telah melawan Petarung kota Malang yang merupakan atlet PON dan POMNAS.
Kemudian dua perunggu diraih Chantika Ayu Fernanda di kelas 45-50 kg putri dan Khansa Putri Khalisha di kelas 40-45 kg putri.
”Kita berangkat lima atlet, yang dua Lionel Attaya Priambodo Ramadan kelas 45-49 kg putra dan Erzha Eka Prasetyo kelas 49,1-52 kg putra, dua petarung putra belum dapat medali,” katanya.
Menurutnya, pada pertandingan di Porprov tahun ini, Khansa dan Chaca harusnya bisa mendapatkan hasil lebih baik. Hanya saja perkiraan meleset karena terlalu tegang, sehingga kurang maksimal dalam bertanding.
”Kami target 2 emas yang kami andalkan gugur semifinal karna grogi lawan tuan rumah jadi teknik tidak keluar sama sekali karna dari menit awal digas dan diserang tanpa henti oleh tuan rumah,” jelasnya.
Menurutnya, persiapan Porprov tahun ini sudah maksimal. Mulai dari latihan teknik hingga uji tanding dilaksanakan cukup maksimal. Ia berharap, pada Porprov 2027 berikutnya dapat lebih maksimal. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto