RadarJombang.id – Atlet yang berhasil meraih medali pada event bergengsi PON 2024 dijanjikan bonus oleh Pemkab Jombang.
Namun hingga kemarin belum jelas, kapan bonus itu akan diberikan.
’’Kami tidak tahu, kapan bonus atlet yang meraih medali PON diberikan. Padahal event-nya sudah tahun lalu,’’ Ketua KONI Jombang, Sumarsono.
Dia telah berkirim surat ke Disporapar Jombang untuk memperjuangkan bonus atlet.
Hanya saja, hasilnya belum maksimal. Ia belum menerima jawaban dari surat yang telah dikirimkan sekitar empat bulan lalu.
’’Kami sudah mengusahakan agar bonus juara PON dicairkan, sudah berkirim surat ke Disporapar, tapi sampai sekarang belum ada balasan,’’ jelasnya.
Pada setiap kesempatan, ia selalu mempertanyakan soal bonus kepada Pemkab Jombang melalui Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, saat itu.
’’Saat audiensi dengan Pj bupati dulu kami juga sudah mempertanyakan, beliau mengatakan diusahakan,’’ jelasnya.
Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Bambang Nurwijanto, belum merespons upaya konfirmasi yang telah dilakukan.
Sejumlah atlet Jombang berhasil meraih medali di PON 2024.
Aris Mauladana di petanque berhasil meraih dua medali. Medali emas di nomor triple man dan perak di nomor triple mix (2 putra, 1 putri).
Baca Juga: Tiga Karateka Cantik Asal Jombang Sukses Raih Medali Perunggu di PON XXI Aceh Sumut
Pada cabang pencak silat, Eko Febrianto behasil medali medali perak di kelas tanding J putra (BB 90-95 kg).
Serta tiga karateka Meisya Putri, Indira Maureen, Zaqiya Aulia yang turun di kategori kata (seni) beregu putri berhasil meraih medali perunggu.
Saat pelepasan kontingen PON Jombang, Pj bupati saat itu menjanjikan, atlet yang meraih medali akan diganjar bonus.
Rinciannya, Rp 30 juta untuk sekeping medali emas, Rp 20 juta untuk peraih medali perak, dan Rp 10 juta untuk medali perunggu.
Kepala Disporapar Jombang, Bambang Nurwijanto, pada September 2024 mengatakan, bonus dianggarkan pada tahun 2025.
’’Untuk sekarang belum dianggarkan. Baru akan dianggarkan tahun depan,’’ katanya.
Bonus tersebut belum dianggarkan 2024, sebab PON dilaksanakan menjelang akhir tahun. Sehingga baru akan dianggarkan pada 2025.
’’Nanti kita atur penyerahannya, biasanya dibarengkan dengan event yang lain,’’ ucap Bambang. (wen/jif)
Editor : Achmad RW