Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Begini Keseruan Temu Kangen Pemain PSID Jombang Era 1978-1996

Ainul Hafidz • Senin, 27 Januari 2025 | 16:07 WIB
KOMPAK: Pemain PSID Jombang era 1978-1996 dalam temu kangen di Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (26/1).
KOMPAK: Pemain PSID Jombang era 1978-1996 dalam temu kangen di Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (26/1).

RadarJombang.id  Pemain PSID Jombang era 1978-1996 menggelar temu kangen di Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (26/1).

Ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi.

Legenda hidup PSID satu per satu tiba di salah satu rumah makan desa setempat.

Mereka dijamu Koentjoro Jekti, mantan sekretaris umum PSID Jombang empat periode (1978-1996).

Saking lamanya tak bertemu, tak sedikit punggawa Laskar Kebo Kicak tiga generasi ini sudah tak saling kenal.

Karena itu, dalam temu kangen mereka diminta untuk memperkenalkan diri, sekaligus domisilinya sekarang.

”Jadi acara hari ini (kemarin) khusus temu kangen, karena sejak 1996 sampai sekarang belum pernah ketemu, baru pertama kali ini bertemu bareng-bareng lagi,” kata Koentjoro.

Dalam temu kangen juga diselingi kisah mereka kala membela PSID Jombang beda generasi.

Di antaranya pertandingan final pada 1985 melawan Persewangi Banyuwangi di Stadion 10 November Tambaksari, Surabaya.

”Dulu masih perserikatan, penyelenggaranya Komda PSSI Jatim (sekarang Asprov PSSI Jatim), ada tiga zona. Jombang masuk zona tengah, di final kita kalah 1-0,” tutur mantan pengawas pertandingan (PP) PSSI berlisensi nasional ini.

Sedikitnya ada 25 pemain kawakan PSID ambil bagian dalam temu kangen.

Baca Juga: PSID Jombang Lolos 32 Besar Liga 4 Jatim Usai Gulung PS Surabaya Muda 6-0, 

Di antaranya Masduki, Karsono, Banjir Suryono, Asnan, Kusnadi, Ateng Kusaini, M Cholison, Bambang Suharminto, Subari, Mujiono, Suwito, Miadi hingga Hernowo.Meski beda generasi, mereka begitu akrab dan bisa ngobrol gayeng.

”Semoga dengan temu kangen ini silaturahmi semakin erat, PSID ke depan juga tetap eksis,” kata lelaki yang akrab disapa Ucok ini.

Sementara itu, Masduki mantan pemain senior PSID juga menyambut baik adanya temu kangen itu.

Selain mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi sarana penyemangat bagi PSID sekarang ini.

”Tentu kami semua tidak bisa lepas dari PSID, sekarang sudah bukan waktunya pamer usia. Karena yang di sini sudah tidak muda lagi,” kata Masduki yang kini menginjak usia 81 tahun. (fid/naz)

Editor : Achmad RW
#silaturahmi #Era 1970-an #Jombang #senior #temu kangen #ucok #pemain #PSID