JombangBanget.id – Pemkab Jombang mengabulkan keinginan cabang olahraga (cabor) untuk berangkat pekan olahraga pelajar daerah (Popda) Jatim dengan biaya mandiri.
Menyusul minimnya kuota yang disiapkan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
’’Kemarin (25/9) hal itu telah kami bahas dengan kepala Disporapar Jombang. Intinya, kami perbolehkan berangkat dengan biaya mandiri,’’ kata Sekdakab Jombang, Agus Purnomo.
Usai mendengar banyaknya keluhan dari cabor-cabor yang bakal diberangkatkan, Agus langsung melakukan koordinasi dengan kepala Disporapar.
Utamanya terkait persiapan pemberangkatan Popda Jatim 2024. Kemudian diputuskan cabor boleh berangkat dengan biaya mandiri.
’’Mengenai teknis selanjutnya bagaimana, bisa langsung ke Disporapar,’’ ungkapnya.
Kepala Disporapar, Bambang Nurwijanto, membenarkan, jika kini cabor boleh menggunakan biaya mandiri.
Kuota darinya tidak berubah, hanya dua atlet per cabor. Sisanya bisa ditanggung cabor sendiri.
’’Apa kata orang kalau berangkat atas nama Jombang tapi biayanya mandiri. Kita tidak ingin suara-suara di luar sana tidak benar, tapi mau memaksakan banyak atlet anggaran kami juga terbatas,’’ urainya.
Usai diprotes banyak cabor, ia kemudian melakukan koordinasi dengan sekdakab Jombang.
Kemudian diambil keputusan, Pemkab Jombang akan memberikan rekomendasi. Tapi untuk yang di luar kuota yang ditentukan, berangkat dengan biaya mandiri.
Baca Juga: KONI Jombang Usulkan Tambahan Cabor untuk Diberangkatkan ke Popda Jatim 2024, Segini Jumlahnya
’’Untuk pemberangkatan nanti ya tetap jadi satu, tapi yang kami tanggung biaya akomodasinya hanya dua atlet per cabor,’’ tegasnya.
Jumlah cabor yang ikut tidak berubah. Atletik, balap sepeda, karate, shorinji kempo, pencak silat, renang, selam, wushu, dan panahan.
’’Ada dua cabor yang tidak siap, kemudian digantikan wushu dan panahan,’’ jelasnya. (wen/jif)
Editor : Achmad RW