RadarJombang.id – Target Eko Febrianto untuk bisa membawa pulang medali emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024 kandas.
Pesilat andalan Jombang ini gagal di final karena cedera.
’’Cederanya pas semi final lawan Jateng, tapi mau tidak mau harus tetap bertanding di final,” kata Eko Febrianto.
Eko turun di kelas tanding J putra (bobot 90-95 kg).
Di penyisihan, ia bertanding melawan DIY, yang merupakan musuh bebuyutan sejak PON di Jabar 2016 lalu. Eko beruntung bisa menang.
Kemudian lawan pesilat dari Jawa Tengah. Di pertandingan ini Eko mengalami cedera cukup parah. Robek di bagian mulut, bahu, juga tulang kering.
’’Kaki bengkak, bibir bocor, tapi tetap harus fight,” jelasnya.
Di final, Eko bertemu dengan atlet tuan rumah, Sumatera Utara. Ia kalah sehingga harus puas membawa pulang medali perak. Ini merupakan PON ketiga Eko.
Pada PON pertama di Jawa Barat 2016, Eko turun di kelas I putra 85-90 kg dan berhasil meraih emas.
Sedangkan di PON 2021 di Papua, ia meraih medali perunggu kelas J putra 90-95 kg. (wen/naz)
Editor : Achmad RW