Tuan rumah juara umum dengan 12 medali.
Rinciannya, enam emas, dua perak dan tiga medali perunggu pada kategori tarung. Serta satu perak kategori seni gerak beregu putri.
’’Hasil kejurprov sangat menggembirakan. Anak usia dini kualitasnya sangat baik dan terus berkembang,’’ kata Samsu, pelatih tarung derajat Jombang, kemarin.
’’Untuk yang seni gerak memang belum maksimal. Kami belum bisa fokus ke arah seni gerak karena sulit,’’ tambahnya.
Kejurprov diikuti empat kabupaten/kota. Jombang, Kota dan Kabupaten Kediri, serta Kabupaten Blitar.
Total pesertanya 100 orang.
Samsu menilai, dua atlet yang memiliki potensi besar adalah Juan Indrajat, siswa kelas 5 SDN Rejoagung yang dapat emas di kelas 33 kilogram putra.
Serta Nizar Azzam Al Azhar, siswa SDN Kedungrejo, peraih emas di nomor 23 kilogram.
’’Dua atlet itu sangat berpotensi untuk ikut porprov beberapa tahun lagi. Mereka punya bakat dan potensi besar. Keberaniannya sudah bagus, teknik juga sudah matang,’’ ulasnya.
10 Desember nanti, ia bakal membawa atlet usia dini dan senior untuk tryout ke Solo.
Bersama atler Kota Solo, Kabupaten Kulon Progo, dan Kota Salatiga.
’’Februari 2024 kita gelar Kapolres Cup Jombang. Yang ikut lebih banyak dari sekarang. Ini perdana buat tarung derajat Jombang,’’ tegasnya. (wen/jif/ang)
Editor : Anggi Fridianto