JOMBANG – Atlet wushu asal Jombang Jombang meraih 27 medali pada Kejurprov Jatim dan Malang Open yang digelar di GOR Ken Arok Kota Malang (15-19/11).
Hasil memuaskan itu, tak lepas dari upaya Cabor Wushu Jombang yang hanya mengirim atlet Wushu pilihan dan disiplin latihan.
’’Saya selalu minta kepada atlet untuk tidak mudah puas. Serta terus meningkatkan semangat dan semakin rajin latihan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dari ini,’’ kata Zulfikar As'ad, ketua umum wushu Indonesia (WI) Jombang, kemarin.
Pada kejurprov, Jombang mengirimkan 19 atlet untuk ikut serta dalam turnamen bergangsi itu.
Rinciannya, 10 atlet taolu (seni) dan sembilan atlet sanda (tarung).
’’Tapi mendekati hari H, satu atlet sakit, jadi yang ikut hanya 18,’’ tambahnya.
Mereka meraih satu emas dari kategori taolu. Empat perak, dari sanda satu dan taolu tiga. Serta tujuh perunggu, dari sanda tiga dan taolu empat.
Sementara dari kejuaraan Malang Open, Jombang meraih delapan emas, tiga erak dan empat perunggu.
’’Peserta open banyak yang dari luar provinsi,’’ ungkapnya.
Menurut Gus Ufik, sapaan akrabnya, kejurprov ini sifatnya hampir sama seperti porprov.
Turnamen ini diikuti atlet pilihan setiap kabupaten/kota. Begitu juga Jombang, hanya mengirim 18 atlet terbaik.
Baca Juga: Atlet Wushu Jombang Raih 3 Medali di Surabaya
Karena lokasi yang berdekatan, mayoritas atlet yang usai ikut kejurprov juga turun di Malang Open.
’’Risikonya ya capek, tapi anak-anak sangat bersemangat,’’ jelasnya.
Menurutnya, kemampuan atlet Jombang sudah bisa bersaing dengan atlet daerah lain.
’’Dua support paling besar dalam keberhasilan atlet adalah support wali atlet dan support pemerintah daerah,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW