Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Dua Karateka Cilik Dojo Patirtan Jombang Raih Emas dan Perak Kejurnas Karate di Universitas Brawijaya

Wenny Rosalina • Jumat, 17 November 2023 | 14:30 WIB
Dara dan Damar bersama kepala SDN Perak 1, wali kelas, serta guru, membawa medali dan piagam kejurnas Brawijaya University Karate Championship, kemarin (16/11).
Dara dan Damar bersama kepala SDN Perak 1, wali kelas, serta guru, membawa medali dan piagam kejurnas Brawijaya University Karate Championship, kemarin (16/11).

JOMBANG – Dua karateka dojo Patirtan Banjarsari INKAI Cabang Jombang kembali berhasil meraih medali.

Kedua karateka asal Jombang itu, meraih dua medali pada kejurnas Brawijaya University Karate Championship 2023, di GOR Pertamina Universitas Brawijaya, Jumat-minggu (10-12/11).

’’Kami terus mendorong karateka untuk siap ikut dalam setiap event, minimal satu bulan sekali,’’ kata Dodik Budi Santoso, ketua Dojo Patirtan Banjarsari INKAI Cabang Jombang.

Damara Bhanurasmi GM alias Dara meraih emas pada kategori kumite (tanding) +20 kilogram pra usia dini putri.

Sedangkan Azzam Damar Rajendra alias Damar, meraih perak pada kategori kumite +30 kilogram usia dini putra. Keduanya merupakan siswa SDN Perak 1.

’’Sebetulnya kita kirim tiga atlet, tapi yang satu masih belum meraih medali,’’ kata Dodik.

Lawan yang dihadapinya, memang cukup berat. Total 1.800 atlet turun dalam event tersebut.

’’Pesertanya nasional, seluruh atlet karate dibawah naungan Forki,’’ imbuhnya.

Sebelumnya, INKAI Cabang Jombang juga ikut dalam kejurprov INKAI antar cabang se-Jawa Timur di Surabaya.

Jeda waktu dari pertandingan sebelumnya, juga hanya seminggu, sehingga banyak atlet yang tidak ikut di Malang.

’’Kami sudah share informasi ini ke wali atlet. Tapi karena jangka waktunya terlalu dekat dengan kejurprov INKAI kemarin, banyak yang tidak ikut karena pendanaan,’’ jelasnya.

Baca Juga: Ini Peraih Juara Umum Kejurnas Karate Jombang Open 2023 di Kategori Festival

Dodik tidak mau memaksa wali atlet yang lain untuk mengikutkan anak-anaknya dalam setiap kejuaraan.

Sebab, semua kejuaraan yang diikuti menggunakan pendanaan mandiri. Satu anak minimal Rp 500 ribu dalam satu kali kejuaraan.

’’Ada biaya pendaftaran kontingen, biaya pendaftaran atlet per orang per kelas, transport dan akomodasi,’’ jelasnya.

Desember nanti, Dodik juga bakal mengirimkan atletnya pada kejuaraan internasional piala rektor UPN Veteran Yogyakarta dan kejuaraan internasional piala rektor Unesa.

’’Jam terbang itu seperti investasi masa depan bagi atlet. Kami upayakan untuk ikut event, minimal satu bulan sekali,’’ tekadnya. (wen/jif/riz)

 

 

Editor : Achmad RW
#Karateka #Jombang #karate #medali