JOMBANG - Riski Afrisal, warga Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro Jombang bakal ikut tampil pada piala dunia U-17 di Gelora Bung Tomo Surabaya.
Persiapan untuknya berlada di piala dunia U-17 itu, sudah dilakukan sejak Juli.
Selama persiapan piala dunia U-17 itu, Risal bahkah tidak pernah pulang ke rumah.
’’Sejak Juli tidak pernah pulang ke rumah, paling telepon hanya tanya kabar dan minta doa saja,’’ kata Nur Fitri Ramadhani, kakak kedua Risal, sapaan akrabnya, kemarin.
Kepiawaian Risal dalam bermain bola memang tak diragukan. Setelah sukses di piala AFF U-16 Agustus 2022, kini ia bergabung di Madura United.
Risal menjalani kontrak tiga musim baru berjalan, uji coba untuk Liga 1 baru dilakukan sekali di Kediri.
Ris mendapatkan panggilan dari timnas, untuk segera bersiap, melakukan training center (TC) di Jakarta.
Juli lalu ia terbang ke Jerman untuk latihan, dan sparing dengan klub-klub Jerman selama lima minggu.
’’Kadang menang, kadang kalah, kadang ya seri. Tapi menambah pengalaman untuk Risal,’’ jelasnya.
Pulang dari Jerman, ia lanjut latihan di Jakarta. Baru 3 November kemarin ia ke Surabaya.
’’Belum pulang ke klubnya di Madura atau ke rumah sama sekali,’’ ungkapnya.
Baca Juga: Atlet Paralayang Jombang Raih Emas Liga Jatim Seri 3, Begini Kisahnya
Risal diperbolehkan menggunakan HP hanya untuk berkabar kepada orang tua.
’’Tidak boleh terlalu lama, setelah tanya kabar, minta doa, ya sudah,’’ ucapnya.
Timnas akan bertanding melawan Ekuador pada Jumat (10/11) pukul 19.00 WIB. Risal menempati posisi sayap.
’’Nanti saya dan keluarga berangkat hari Jumat. Saya mandiri, kalau orang tua difasilitasi PSSI,’’ bebernya.
Risal, kepada Jawa Pos Radar Jombang mengatakan, target pribadinya bisa menjadi starter di pertandingan pertama.
’’Target tim, kami semua optimistis, bisa mendapatkan tiga poin di pertandingan pertama,’’ ungkap bungsu tiga bersaudara tersebut. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW