JOMBANG – Harapan Syaifudin Zakaria, atlet e-sport Jombang untuk ikut PON di Aceh tahun depan kandas.
Itu setelah ia tak lolos seleksi atau pra PON yang dilaksanakan (16/9).
’’Pra PON-nya sudah melalui zoom. E-sport lebih fleksibel mainnya,’’ kata Aminudin Budi Kurniawan, sekretaris Esports Indonesia (ESI) Jombang, kemarin.
Tahun ini, divisi lokapala yang diikuti Syaifudin Zakaria di porprov hanya dipertandingkan secara eksebisi.
Sebab, belum banyak atlet divisi tersebut di Jawa Timur.
Namun, karena kepiawaian Syaifudin di divisi lokapala, ia ditunjuk pemprov ESI Jatim untuk ikut pra PON.
Satu tim divisi lokapala diisi lima orang. Empat dari wilayah Malang Raya, satu dari Jombang, hanya Syaifudin.
’’Wilayah Malang Raya memang bagus-bagus,’’ ucapnya.
Di Jombang, e-sport mulai merambah ke anak-anak muda.
Di Jombang, yang terkelompok dalam komunitas-komunitas, di tempat tongkrongan, atau cafe. Yang paling banyak, MLBB (mobile legend bang bang) dan free fire.
’’Yang lokapala masih sangat sedikit, makanya di porprov hanya sebatas eksebisi. Kalau hasilnya bagus, baru tahun depan dipertandingkan, tapi ternyata nomor itu PON sudah dipertandingkan,’’ ungkapnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW