JOMBANG – Petanque Jombang hanya mampu meraih medali perak nomor triple putra Porprov Jatim 2023 di GOR Kota Mojokerto 9-15 September 2023 lalu.
Karenanya, cabor petanque Jombang langsung pasang kuda-kuda untuk porprov 2025.
Cabor Petanque Jombang, bahkan sampai menggandeng pihak ketiga, dan melibatkan guru olahraga.
Targetnya, tahun depan minimal satu emas bisa dibawa pulang dari cabor Petanque.
’’Kami ingin porprov 2025 mendapatkan emas, dengan melakukan persiapan yang matang,’’ kata Deni Setyawan Hakim, pelatih petanque Jombang, kemarin.
Perak diraih dari nomor triple putra. Atlet yang turun, Muhammad Zidan Alfarizi, Fandy Ahmad Fianto dan Lukmanul Khakim.
Deni menilai, training center (TC) untuk persiapan porprov tahun ini terlalu singkat. Hanya satu bulan, itupun tak dilakukan penuh.
Ia menginginkan pembinaan long term athlete development (LTAD) untuk persiapan 2025.
Ia bakal menggandeng pihak ketiga untuk melakukan pembinaan.
Sasarannya, sebanyak 60 guru PJOK yang diharapkan bisa menggali bibit atlet muda berbakat.
’’Al-Hikmah Balongrejo misalnya, mereka siap untuk dibina, dan kita beri pelatihan dari salah satu kampus di Surabaya,’’ jelasnya.
Menurutnya, perlu sinergitas dari banyak pihak untuk memajukan olahraga di Jombang. Khususnya petanque yang terbilang sedikit atletnya.
’’Kita butuh sinergitas KONI dan dinas pendidikan. Apalagi dana pembinaan kita sangat kurang,’’ tegasnya. (wen/jif/riz)
Editor : Achmad RW