JOMBANG – Farhat Mika Rahel Riyanto, 15, petinju asal Bondowoso yang meninggal usai pertandingan tinju Porprov Jatim 2023 di Jombang ternyata bukan atlet sembarangan.
Petinju muda yang juga siswa SMAN 1 Tenggarang itu, tercatat sempat meraih gelar bengengsi di cabang olahraga tinju.
Ia, tercatat sebagai bagian dari tim porprov Jatim 2023 dari Kabupaten Bondowoso yang dikirimkan ke Jombang tahun ini.
Juli lalu, Farhat juga tercatat sebagai peraih medali emas pada kejuaraan tinju amatir se Jawa Timur Piala Bupati Ngawi 14-15 Juli lalu.
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, pada event itu Farhat juga turun di Kelas 46 kilogram, dan berhasil meraih medali emas.
Ia merupakan salah satu siswa berprestasi dari kelas 10 A SMAN 1 Tenggarang.
Seperti diketahui, Porprov merupakan ajang olahraga bergengsi di tingkat Jawa Timur. Atlet yang turun di Porprov merupakan atlet pilihan dari masing-masing kabupaten/kota.
Begitu juga Farhat yang merupakan atlet pilihan dari Kabupaten Bondowoso.
”Kalau dia ikut porprov, berarti dia memang atlet pilihan di daerahnya,” kata M Jono, ketua Pertina Jombang.
Seperti diberitakan sebelumnya, Farhat Mika Rahel Riyanto satu atlet tinju peserta Porprov Jatim 2023 di Jombang meninggal dunia.
Saat itu, Farhat Mika Rahel Riyanto petinju Bondowoso, sedang bertanding di kelas 46 kilogram melawan I Putu Nandikeswara Adnya, petinju asal Kabupaten Blitar di partai ke empat.
Mulanya, pertandingan berjalan lancar, bahkan Farhat dinilai lebih dominan dibandingkan lawannya.
Namun, pada ronde ketiga yang merupakan ronde terakhir, ia pingsan diatas ring. Petugas kesehatan bertindak cepat memberikan pertolongan, dengan membawanya ke RSUD Jombang. (wen/riz)
Editor : Achmad RW