JOMBANG - Satu atlet tinju peserta Porprov Jatim 2023 di Jombang meninggal dunia Selasa (12/9) dini hari, ia tewas setelah pingsan di tengah pertandingan.
Atlet ini, meninggal dunia diduga karena mengalami pendarahan otak. Ia juga sempat dirawat di RSUD Jombang sebelum dinyatakan meninggal dunia.
”Dia meninggal sekitar pukul 02.30 WIB, observasi dua jam, baru kemudian dibawa pulang ke Bondowoso,” kata M Jono, LO Porprov Cabang Olahraga Tinju Jombang.
Petinju yang meninggal dunia itu, adalah Farhat Mika Rahel Riyanto, petinju asal Bondowoso.
Jono mengatakan, Farhat Mika Rahel Riyanto petinju Bondowoso, saat itu turun di kelas 46 kilogram melawan I Putu Nandikeswara Adnya, petinju asal Kabupaten Blitar.
Keduanya bertanding di partai ke empat. Mulanya, pertandingan berjalan lancar, bahkan Farhat dinilai lebih dominan dibandingkan lawannya.
Namun, pada ronde ketiga yang merupakan ronde terakhir, Farhat tiba-tiba pingsan diatas ring.
Petugas kesehatan bertindak cepat memberikan pertolongan, dengan membawanya ke RSUD Jombang.
”Di sana dilakukan scan, dan dapat info hasilnya perdarahan di otak, dia tidak sadarkan diri, saya di RSUD sampai jam 01.30 WIB karena belum sadar juga saya tinggal pulang, lalu dapat info kalau meninggal pukul 02.30 WIB,” jelasnya.
Setelah observasi selama dua jam, Farhat kemudian dibawa pulang ke Bondowoso. ”Sekitar jam 6 ini tadi, Kabarnya sudah sampai Pasuruan,” pungkas Jono. (wen/riz)
Editor : Achmad RW